Tips Sederhana Atasi Overwhelmed akibat Tekanan Pekerjaan
- 31 Mar 2026 07:39 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Perasaan overwhelmed atau kewalahan adalah kondisi ketika seseorang merasa beban pikiran dan emosinya terlalu berat untuk ditangani. Overwhelmed sering kali muncul saat tekanan dalam pekerjaan, masalah pribadi, atau situasi lingkungan, terasa menumpuk dan sulit dikendalikan yang berdampak pada kesehatan mental dan fisik.
Overwhelmed yang dibiarkan dapat mengganggu kualitas hidup secara menyeluruh. Mulai dari beban mental yang berat bisa menurunkan daya tahan tubuh, mengganggu pola tidur, hingga memengaruhi hubungan sosial.
Ada beberapa tanda-tanda orang yang patut diwaspadai mengalami overwhelmed, antara lain:
• Mudah marah atau murung
• Gangguan tidur, seperti sulit tidur atau tidur tidak nyenyak
• Konsentrasi menurun
• Merasa tidak mampu menyelesaikan tugas sehari-hari
• Menarik diri dari pergaulan
• Perubahan nafsu makan
• Detak jantung berdebar tanpa sebab jelas
Mengatasi perasaan overwhelmed membutuhkan kesadaran dan langkah yang tepat. Berikut beberapa tips sederhana atasi overwhelmed yang dapat dilakukan:
1. Utamakan Prioritas
Mulailah dengan hal sederhana, seperti membuat daftar tugas dan menentukan mana yang paling penting. Fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu agar kamu tidak merasa terbebani dan mengurangi rasa terburu-buru, sekaligus menghindari penumpukan beban.
2. Istirahat yang Cukup
Berikan waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat sejenak. Tidur yang cukup dan jeda di antara aktivitas yang padat sangat membantu untuk menenangkan pikiran, mengurangi ketegangan otot, dan memberi kesempatan tubuh serta otak untuk memulihkan energi.
3. Lakukan Aktivitas Relaksasi dan Aktivitas Fisik
Cobalah teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau melakukan hobi yang disukai. Olahraga ringan, seperti jalan kaki, bersepeda, yoga, atau senam peregangan. Aktivitas ini dapat membantu menenangkan pikiran.
4. Batasi Paparan Informasi Negatif
Kurangi waktu penggunaan media sosial atau konsumsi berita yang berlebihan, terutama jika konten cenderung memicu kecemasan atau menambah kekhawatiran. Hal ini bisa kamu atur dengan cara mematikan notifikasi, atau memilih sumber berita yang terpercaya saja. Berikan ruang bagi pikiran untuk “bernapas”.
5. Berbicara dengan Orang Terpercay, Konsultasi dengan Psikolog atau Dokter
Saat menceritakan perasaan kepada teman, keluarga, orang kamu percayai atau profesional dapat membantu meringankan beban pikiran sekaligus mencegah perasaan terasing atau kesepian saat menghadapi tekanan.
Jika rasa overwhelmed sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, atau memicu gejala kecemasan dan depresi berat, konsultasi dengan psikolog atau dokter bisa memberikan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan kamu.
Sumber:
https://www.alodokter.com/overwhelmed-ini-penyebab-tanda-tanda-dan-cara-mengatasinya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....