Ngopi Aman dan Nikmat Selama Ramadhan
- 27 Feb 2026 11:38 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kopi adalah salah satu minuman yang banyak digemari oleh orang Indonesia. Bahkan, sebagian besar penggemar kopi biasanya sudah memiliki jadwal ngopi harian yang menjadi bagian dari rutinitas mereka. Mulai dari pagi hari untuk meningkatkan energi, hingga sore hari sebagai teman bersantai, kopi memang menjadi minuman favorit banyak orang.
Namun, ketika bulan puasa tiba, rutinitas minum kopi tidak bisa dilakukan seperti biasanya. Selama berpuasa, Anda tidak bisa mengonsumsi apapun mulai dari sahur hingga berbuka, termasuk kopi. Tapi jangan khawatir, puasa bukan berarti Anda harus benar-benar berhenti minum kopi. Yang perlu dilakukan hanyalah menyesuaikan waktu dan cara minum kopi agar tetap aman dan tidak mengganggu kesehatan.
Bagi orang dewasa yang sehat, tidak ada larangan untuk minum kopi selama bulan puasa. Kopi tetap bisa dikonsumsi, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama terkait waktu dan takaran:
- Waktu Minum Kopi yang Tepat
Saat sahur: Hindari minum kopi terlalu banyak karena kafein bersifat diuretik, yang bisa membuat Anda lebih cepat kehilangan cairan dan meningkatkan risiko dehidrasi selama puasa. Jika ingin, batasi satu cangkir kecil kopi dan kombinasikan dengan cukup air putih.
Saat berbuka: Minum kopi sebaiknya dilakukan setelah berbuka dengan makanan ringan atau setelah makan besar, bukan langsung saat pertama kali berbuka, agar lambung tidak kaget.
- Manfaat Kopi Selama Puasa
Kafein sebagai stimulan: Kopi mengandung kafein, zat yang memengaruhi sistem saraf pusat. Ini membantu mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan, yang berguna untuk tetap aktif selama puasa.
Antioksidan: Kopi juga kaya antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas, menjaga kesehatan, dan mendukung metabolisme tubuh.
- Tips Aman Minum Kopi Selama Puasa
Jangan terlalu banyak menambahkan gula atau susu kental manis berlebih agar tidak menambah kalori yang berlebihan saat berbuka.
Perhatikan tubuh Anda; jika merasa sakit maag atau gangguan pencernaan, sebaiknya hindari kopi selama puasa.
Pilih kopi hitam atau kopi dengan gula rendah agar manfaatnya maksimal dan efek dehidrasi minimal.
Melansir Johns Hopkins Aramco Healthcare, agar kebiasaan minum kopi Anda tidak mengganggu kesehatan selama Ramadhan, ada baiknya mengonsumsi kopi pada waktu yang tepat, yakni sekitar satu hingga dua jam setelah berbuka puasa.
Mengapa perlu jeda terlebih dahulu? Saat berbuka puasa, perut Anda dalam keadaan kosong setelah berjam-jam tidak menerima makanan atau minuman. Minum kopi langsung saat berbuka bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti rasa mulas, perut kembung, atau iritasi lambung, karena kandungan kafein dalam kopi bersifat stimulan yang dapat merangsang asam lambung.
Dengan memberi jeda satu hingga dua jam, perut sudah mulai menerima makanan dan cairan, sehingga tubuh lebih siap untuk mencerna kopi. Selain itu, konsumsi kopi setelah jeda juga membantu Anda tetap merasakan manfaat kafein—seperti meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk—tanpa menimbulkan efek samping yang mengganggu kesehatan pencernaan.
Untuk menjaga hidrasi selama puasa, sebaiknya imbangi kopi dengan cukup air putih. Hal ini penting karena kafein memiliki efek diuretik ringan, yang bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Dengan memperhatikan waktu konsumsi dan asupan cairan, Anda tetap bisa menikmati kopi favorit tanpa mengganggu ibadah dan kesehatan selama Ramadhan.
Sumber :
https://lifestyle.sindonews.com/read/1680919/155/tetap-ngopi-saat-puasa-ini-cara-aman-agar-tidak-dehidrasi-dan-susah-tidur-1772067758
https://sumut.suara.com/read/2026/02/23/132948/tips-ngopi-saat-puasa-agar-tetap-sehat-dan-nikmat-tanpa-ganggu-ibadah#google_vignette
https://nationalgeographic.grid.id/read/131717299/suka-minum-kopi-inilah-tips-ngopi-yang-aman-selama-bulan-puasa?page=all
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....