Mengenal Kanker Rahim dan Penyebabnya

  • 13 Des 2025 22:19 WIB
  •  Sintang

KBRN,Sintang; Kanker endometrium adalah kanker yang terjadi pada lapisan dalam rahim dan sekitarnya. Menurut World Cancer Research Fund, kanker ini berada di urutan ke-6 dalam daftar kanker yang umum dialami oleh wanita.Kanker rahim terjadi ketika terdapat sel abnormal yang tumbuh secara tidak terkendali sehingga merusak sel-sel sehat di sekitar rahim. Rahim sendiri merupakan organ reproduksi wanita yang berfungsi sebagai tempat bertumbuhnya janin.

Kanker rahim terbagi dalam dua jenis, yaitu:

• Sarkoma uterus: kanker ini muncul pada miometrium, dinding otot pada rahim. Jenis kanker ini jarang terjadi dengan kejadian tahunan di seluruh dunia sebesar 0.5 hingga 3.3 kasus per 100.000 wanita per tahun.

• Kanker endometrium: kanker ini adalah jenis yang paling umum dan kasusnya meningkat setiap tahunnya akibat pola hidup, hampir 95% kasus kanker rahim merupakan kanker endometrium. Kanker ini muncul di lapisan dalam rahim dan dapat mengganggu sistem reproduksi Anda.

Apakah kanker rahim dan kanker serviks sama? Meski sering dianggap sama, keduanya merupakan jenis kanker yang berbeda.

Perbedaan utamanya adalah pada bagian tubuh yang terdampak. Pada kanker rahim, sel kanker tumbuh di area rahim. Sementara pada kanker serviks, sel kanker muncul pada area leher rahim, saluran yang menghubungkan rahim dengan vagina.

Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Berikut ini adalah lima gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim, yaitu:

1. Perdarahan vagina

Tanda awal kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan. Contohnya, pendarahan setelah menopause, di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks.

2. Keputihan berbau

Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan. Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim.

3. Nyeri saat berhubungan seksual

Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan perdarahan setelah berhubungan seksual.

4. Nyeri panggul

Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim. Nyeri panggul yang termasuk tanda kanker rahim biasanya disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang timbul.

5. Nyeri saat buang air kecil

Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih.

Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi tanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, hingga nyeri kaki.

Sama seperti kanker lainnya, sampai sekarang belum ada yang tahu penyebab pasti kanker rahim. Namun para ahli berpendapat ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya kanker rahim, yaitu:

• Bertambahnya usia. Hal ini berdasarkan tingginya persentase kasus kanker rahim pada wanita yang sudah menopause atau usia diatas 50 tahun.

• Berat badan berlebih atau obesitas

• Memiliki riwayat PCOS

• Memiliki keluarga dengan riwayat kanker rahim,

• Tidak pernah melahirkan

• Memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes

• Sering mengonsumsi makanan tinggi lemak

• Mengonsumsi Tamoxifen (obat untuk penanganan kanker payudara)

• Memiliki kelainan genetik Lynch Syndrome atau Cowden Syndrome

• Terjadi penebalan dinding rahim

• Pernah melakukan radioterapi pada area pinggul

Sayangnya sampai saat ini tidak ada cara pencegahan yang efektif terhadap kanker rahim. Pasalnya penyebab pastinya pun belum diketahui.

Namun menjalankan gaya hidup sehat dianggap mampu mengurangi risiko kanker. Contohnya, menghindari makanan berlemak tinggi, berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, mengelola stres, dan juga mengonsumsi makanan sehat.

Sumber; https://www.alodokter.com/5-tanda-kamu-mungkin-terkena-kanker-rahim, https://www.ekahospital.com/better-healths/kanker-rahim-penyebab-gejala-dan-penanganannya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....