Risiko Makan Panas Dibungkus Plastik
- 30 Sep 2025 16:54 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang: Mengonsumsi makanan panas yang dibungkus plastik ternyata bisa berbahaya bagi tubuh. Suhu tinggi membuat zat kimia dalam plastik mudah berpindah ke makanan, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Kantong plastik umumnya dibuat dari bahan kimia seperti polietilen, polivinil klorida, polistirena, hingga bisphenol-A. Saat terkena panas, bahan-bahan tersebut dapat larut ke dalam makanan. Jika dikonsumsi terus-menerus, risiko kanker, gangguan jantung, masalah ginjal, gangguan kesuburan, hingga penyakit hati bisa meningkat. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa penggunaan wadah plastik yang terpapar sinar matahari langsung dapat membuat air minum menjadi beracun bagi tubuh.
Selain berdampak pada kesehatan, plastik sekali pakai juga memberi ancaman serius bagi lingkungan. Limbah plastik sulit terurai dan dapat mencemari tanah maupun air. Oleh karena itu, mengurangi penggunaan plastik sebagai wadah makanan bukan hanya bermanfaat bagi tubuh, tapi juga bagi bumi.
Untuk mencegah dampak buruknya, sebaiknya hindari membungkus makanan panas dengan kantong plastik. Gunakan wadah berbahan kaca atau stainless steel yang lebih aman. Jika harus memakai wadah plastik, pastikan ada label food grade dan BPA free. Hindari juga memanaskan makanan dalam wadah plastik menggunakan microwave. Membawa wadah makanan sendiri saat membeli makanan di luar bisa jadi langkah kecil yang efektif untuk menjaga kesehatan. (Lin)
Referensi:
https://www.halodoc.com/artikel/hati-hati-ini-bahaya-makan-makanan-panas-yang-dibungkus-plastik?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....