Manfaat Klorofil untuk Kesehatan
- 29 Agt 2025 16:32 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang : Klorofil adalah zat fitonutrien yang berupa pigmen memberi warna hijau pada tumbuhan. Tumbuhan menggunakan zat hijau ini bersama dengan sinar matahari untuk memproduksi energi.
Klorofil terletak di kloroplas tanaman, yakni struktur kecil dalam sel tanaman. Di sinilah proses fotosintesis berlangsung.
Tugas zat hijau ini pada tumbuhan adalah menyerap cahaya. Energi yang diserap dari cahaya akan ditransfer ke dua jenis molekul penyimpan energi.
Melalui fotosintesis, tanaman menggunakan energi yang tersimpan untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa. Suplemen klorofil sempat populer beberapa waktu lalu karena diklaim memiliki sangat manfaat bagi kesehatan.
Berikut adalah beberapa manfaat klorofil untul kesehatan :
1. Mengobati luka
Beberapa penelitian lama menduga bahwa zat hijau dari tumbuhan ini bersifat antiradang dan antibakteri sehingga dapat mengatasi infeksi pada luka.
Sebuah studi dalam jurnal Pharmaceutics melakukan penelitian dengan menggabungkan antara Spirulina (sumber klorofil tanaman), minyak Copaifera reticulata, dan campuran polimer.
Bahan aktif tersebut kemudian dibuat menjadi gel untuk menguji efektivitasnya dalam mendukung penyembuhan luka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gabungan bahan aktif tersebut diketahui mampu membunuh bakteri Staphylococcus aureusyang sering menjadi penyebab infeksi.
Tak hanya itu, pemberian gel ini pada hewan juga diketahui mampu mengurangi ukuran luka dan mempercepat penyembuhan luka.
2. Menurunkan berat badan
Salah satu klaim yang populer mengenai manfaat dari zat hijau tanaman ini adalah berpotens menurun berat badan.
Sebuah studi dari Journal of Functional Foods melakukan penelitian pada tikus untuk mengetahui khasiat pill ekstrak bayam kaya zat hijau dalam menurunkan risiko obesitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bayam kaya zat hijau dapat mencegah kenaikkan berat badan pada tikus dan membantu tubuh mengelola kadar gula darah dengan baik, serta mengubah komposisi bakteri di usus.
Hal ini membuat suplemen klorofil berpotensi untuk membantu mengelola berat badan dan mencegah obesitas.
3. Mengurangi bau badan
Beberapa penelitian lama menyebut klorofil berpotensi mengurangi bau badan, terutama pada orang dengan kelainan trimethylaminuria.
Trimethylaminuria adalah kondisi ketidakmampuan tubuh untuk mencerna dan mengoksidasi trimetilamin, suatu zat organik di dalam tanaman.
Kondisi ini bisa memicu bau badan atau sindrom bau ikan.Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikkan manfaat klorofil satu ini.
4. Mencegah kanker
Selain mampu mencegah kekurangan sel darah merah, khasiat klorofil atau zat hijau tumbuhan selanjutnya adalah berpotensi mencegah pertumbuhan kanker.
Sebuah riset yang dipublikasikan dalam Oxidative medicine and Celullar Longevity menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak klorofil dapat meningkatkan perlindungan terhadap kanker pankreas.
Zat hijau ini juga berpotensi melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi genetik dalam tubuh dan memicu penyakit kanker.
Meski begitu, masih diperlukan studi dan uji lebih lanjut seputar manfaat zat hijau tanaman ini untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
5. Mencegah kekurangan darah merah
Studi dalam Pharmacognosy Journal melakukan penelitian pada tikus yang diberikan zat klorofil dari daun katuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat hijau dari daun katuk dapat meningkatkan kadar hemoglobin, yakni protein di dalam sel darah merah yang berperan penting untuk mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.
Tak hanya itu, tikus yang diberi klorofil daun katuk juga mengalami peningkatan ferritin, yakni meningkatkan penyimpanan zat besi dalam tubuh yang baik untuk mendukung produksi sel darah merah sehat.
Namun, penelitian ini baru dilakukan pada hewan sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaatnya pada manusia.
6. Mengatasi jerawat
Obat topikal (oles) yang mengandung klorofil juga berpotensi sebagai obat penghilang jerwat.
Satu studi kecil pada Journal of Drugs in Dermatology menemukan bahwa gel yang mengandung klorofil membantu mengurangi jerawat dan pori-pori besar.
Penelitian tersebut dilakukan pada 10 peserta yang memiliki jerawat ringan hingga sedang dengan pemakaian gel selama 3 minggu.
Penelitian lain membandingkan penggunaan kombinasi obat topikal klorofil dan fototerapi dengan fototerapi saja untuk pengobatan Jerawat.
Pengobatan kombinasi dapat mengurangi keparahan jerawat dan minyak wajah.
Referensi :
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-risiko-suplemen-klorofil/
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....