Sejarah Tahu,Makanan Populer di Indonesia

  • 12 Jan 2024 16:37 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang: Tahu, makanan yang populer dan disukai banyak orang ternyata memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Awalnya berasal dari Tiongkok, tahu kemudian menjelma menjadi salah satu ikon kuliner Nusantara. Tahu merupakan lauk yang digemari semua kalangan karena memiliki tekstur yang lembut dan kaya nilai gizi, lauk berbahan kedelai ini juga bikin nagih karena rasanya yang gurih.

Di negara Tiongkok, kuliner ini dikenal dengan nama "Tauhu" kemudian masuk ke Indonesia dan berdaptasi dengan lidah lokal kemudian disebut "Tahu". Dikutip dari berbagai sumber, Asal muasal tahu pada awalnya ditemukan oleh seorang pangeran dari kota Huainan selama Dinasti Han bernama Liu An, cucu kaisar Han Goazu pendiri Dinasti Han. Huainan sendiri adalah daerah penghasil kacang kedelai dengan jumlah melimpah.

Bosan dengan makanan yang biasa ia nikmati, munculah ide untuk membuat makanan baru dari kedelai, karena kebetulan ada banyak kedelai di rumahnya. Liu An pun mengeringkan kedelai tersebut dan ditumbuk ketika sudah dirasa kering, ia merebus bubuk kedelai dengan menambahkan sejumput garam.

Tanpa sepengetahuan Liu An, garam membuat rebusan bubuk kedelai menjadi padat. Rasa penasaran pun muncul dan menggerakkan batin Liu An untuk mencicipi hasil ketidaksengajaannya itu. Ternyata rasanya enak, berpadu pas dengan tekstur lembut yang dihasilkannya. Liu An pun memberi nama tao-hu pada masakan temuannya itu. Tao berarti kacang kedelai, dan Hu berarti hancur menjadi bubur.

Ada pendapat berbeda yang mengungkapkan bahwa tahu dibuat oleh orang-orang China kuno dengan mengentalkan susu kedelai. Teknik mengentalkan susu sendiri sebagai teknik yang ditiru dari teknik menyimpan susu orang India dan Mongol dengan mengentalkan susu.

Perjalanan tahu menyebar melalui perdagangan lintas negara, dan pada abad ke-10, tahu tiba di Indonesia dibawa oleh kaum Tionghoa. Namun, versi lain mengatakan bahwa pada tahun 1292, Kaisar Mongol Kubilai Khan membawa tahu saat menyerang Pulau Jawa, khususnya di Kota Kediri.

Tahu Kediri memiliki ciri khas berwarna kuning dan dikenal sebagai tahu pong. Berkembangnya waktu membawa variasi tahu ke seluruh Indonesia, seperti tahu susu, tahu putih, tahu kuning, Egg tofu, dan berbagai jenis tahu lainnya.

Hingga kini, tahu tetap menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia, tersedia dalam berbagai variasi, dan dapat dinikmati langsung atau diolah menjadi hidangan lezat dengan berbagai cara. Jejaknya yang panjang dari Tiongkok hingga menjadi ikon kuliner Nusantara menjadikan tahu sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner Indonesia. (Dari Berbagai Sumber)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....