Ini Alasan Gen Z Banyak Memilih Tetap Single

  • 28 Sep 2026 19:23 WIB
  •  Sintang
Poin Utama
  • Sebanyak 71,04 persen pemuda berusia 16-30 tahun di Indonesia tercatat belum menikah menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
  • Meskipun mayoritas Generasi Z masih single, 73,7 persen dari mereka yang belum menikah tetap memiliki keinginan untuk menikah di masa depan.
  • Pilihan untuk tetap single di kalangan Generasi Z tidak selalu berarti menolak hubungan serius atau tidak memiliki keinginan untuk menikah.

RRI.CO.ID, Sintang - Pilihan untuk tetap single semakin banyak terlihat di kalangan Generasi Z. Namun, keputusan tersebut tidak selalu berarti mereka menolak hubungan serius atau tidak memiliki keinginan untuk menikah.

Mengutip dari Indozone, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 71,04 persen pemuda berusia 16-30 tahun di Indonesia tercatat belum menikah. Sementara itu, Indonesia Gen Z Report mencatat 73,7 persen Gen Z yang masih single tetap memiliki keinginan untuk menikah di masa depan.

Salah satu alasan Gen Z tidak terburu-buru menjalin hubungan serius berkaitan dengan pengalaman dalam mencari pasangan. Penggunaan aplikasi kencan, misalnya, menghadirkan banyak pilihan sekaligus tantangan seperti percakapan yang tiba-tiba berhenti dan pengalaman ghosting.

Situasi tersebut dapat membuat proses mencari pasangan terasa melelahkan. Sebagian anak muda akhirnya memilih lebih selektif dan tidak memaksakan diri untuk segera memiliki pasangan.

Faktor lain datang dari prioritas kehidupan. Pendidikan, pekerjaan, pengembangan karier, hingga kondisi finansial menjadi sejumlah hal yang ingin dibangun terlebih dahulu sebelum memasuki hubungan yang lebih serius.

Pandangan terhadap usia pernikahan juga ikut mengalami perubahan. Survei Populix terhadap 1.038 responden Gen Z dan milenial menunjukkan 61 persen responden menilai usia 25-30 tahun sebagai waktu ideal untuk menikah.

Data tersebut menunjukkan bahwa status single di kalangan Gen Z tidak serta-merta mencerminkan hilangnya keinginan untuk menikah. Bagi sebagian dari mereka, hubungan dan pernikahan lebih banyak dipandang sebagai keputusan yang membutuhkan kesiapan, sehingga tidak harus dilakukan terburu-buru.

Sumber : Indozone, BPS, Indonesia Gen Z Report, Populix

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....