Laptop Cepat Kehabisan Daya? Bisa Jadi Bukan karena Baterainya
- 05 Sep 2026 18:46 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Laptop baru digunakan sebentar, persentase baterai sudah turun cukup banyak. Kondisi seperti ini sering membuat baterai langsung menjadi tersangka utama, padahal daya yang cepat berkurang juga bisa dipengaruhi oleh cara laptop digunakan sepanjang hari.
Mengutip artikel Media Indonesia berjudul “Cara agar Baterai Laptop Tidak Cepat Habis”, baterai laptop dapat lebih cepat terkuras karena kecerahan layar yang tinggi, banyak aplikasi yang berjalan, program berat, pengaturan daya yang kurang efisien, suhu laptop yang tinggi, hingga kapasitas baterai yang memang sudah menurun. Sebelum menyimpulkan baterai bermasalah, beberapa kebiasaan penggunaan perlu diperhatikan terlebih dahulu.
Layar menjadi salah satu bagian yang cukup banyak menggunakan daya. Kecerahan yang terus berada pada tingkat tinggi mungkin terasa nyaman dalam kondisi tertentu, tetapi pengguna bisa menyesuaikannya dengan pencahayaan ruangan agar konsumsi energi tidak lebih besar dari yang diperlukan.
Kebiasaan membuka banyak aplikasi sekaligus juga dapat membuat laptop bekerja lebih keras. Program yang tetap berjalan di latar belakang menggunakan sumber daya perangkat meskipun jendelanya tidak sedang terlihat. Hal yang sama berlaku untuk aplikasi berat yang membutuhkan kinerja tinggi.
Browser pun bisa ikut berpengaruh. Banyak tab yang dibiarkan terbuka, terutama halaman yang menjalankan video atau aktivitas web tertentu, dapat menambah beban kerja laptop. Menutup tab dan aplikasi yang sudah tidak digunakan menjadi kebiasaan sederhana yang bisa membantu mengurangi penggunaan daya.
Pengaturan koneksi dan daya juga patut diperhatikan. Jika fitur seperti Bluetooth tidak sedang digunakan, pengguna dapat mematikannya. Saat bekerja tanpa charger, mode hemat daya dapat dipilih agar penggunaan energi lebih efisien.
Suhu laptop menjadi faktor lain yang sering luput diperhatikan. Perangkat yang digunakan dalam kondisi panas atau ditempatkan pada permukaan yang menghambat sirkulasi udara dapat bekerja kurang optimal. Menjaga ventilasi tetap terbuka membantu laptop mempertahankan suhu kerja yang lebih baik.
Jika berbagai kebiasaan tersebut sudah diperhatikan tetapi baterai tetap cepat habis, barulah kondisi baterai layak diperiksa. Kapasitas baterai memang dapat menurun seiring waktu dan penggunaan, sehingga laptop yang dulu mampu bertahan berjam-jam bisa saja membutuhkan pengisian lebih sering.
Jadi, ketika baterai laptop terasa semakin boros, jangan langsung menyimpulkan bahwa baterainya rusak. Bisa jadi layar terlalu terang, terlalu banyak aplikasi aktif, program yang dijalankan terlalu berat, atau laptop bekerja dalam kondisi panas.
Sebelum mengeluarkan biaya untuk mengganti baterai, coba lihat kembali bagaimana laptop digunakan setiap hari. Terkadang, yang perlu diubah bukan komponennya, melainkan kebiasaan saat menggunakannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....