Google Maps Bisa Mengukur Jarak tanpa Harus Datang ke Lokasi

  • 05 Sep 2026 18:48 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Ingin tahu seberapa jauh dua tempat tetapi belum bisa datang langsung ke sana? Selama titik lokasinya dapat ditemukan di peta, pengukuran jarak tertentu ternyata bisa dilakukan dari layar HP. Google Maps memiliki fitur yang memungkinkan pengguna mengukur jarak antara satu titik dengan titik lainnya secara langsung pada peta.

Mengutip artikel Media Indonesia berjudul “12 Fitur Google Maps yang Jarang Diketahui untuk Industri Wisata” yang terbit 2 September 2026, fitur Measure Distance memungkinkan pengguna mengukur jarak garis lurus secara manual antartitik. Dalam konteks pariwisata, kemampuan ini dapat membantu memperkirakan jarak antar fasilitas atau menentukan area tertentu sebelum dilakukan pengecekan langsung di lapangan.

Menariknya, pengukuran seperti ini tidak harus selalu berkaitan dengan perjalanan dari satu alamat ke alamat lain. Ada kondisi ketika yang ingin diketahui justru jarak antara dua titik tertentu yang tidak tersedia sebagai rute perjalanan biasa. Misalnya, jarak dari sebuah fasilitas menuju titik kumpul atau dari satu bagian kawasan ke bagian lainnya.

Di sinilah peta digital menjadi lebih dari sekadar penunjuk arah. Pengguna dapat menentukan titik awal, kemudian memilih titik lain pada peta untuk memperoleh perkiraan jaraknya. Jika diperlukan, beberapa titik juga dapat ditambahkan sehingga gambaran jarak di suatu kawasan menjadi lebih mudah dipahami.

Namun, ada hal penting yang perlu dibedakan. Jarak yang diukur melalui Measure Distance merupakan jarak garis lurus, bukan otomatis jarak yang harus ditempuh kendaraan atau pejalan kaki. Jalan yang berkelok, sungai, bangunan, medan, maupun akses yang tersedia di lapangan dapat membuat jarak perjalanan sebenarnya berbeda.

Perbedaan tersebut justru membuat fitur ini menarik untuk kebutuhan awal. Seseorang bisa mendapatkan gambaran kasar mengenai posisi dan jarak antartitik sebelum mengambil keputusan untuk datang langsung. Bagi pengelola kawasan wisata atau orang yang sedang menyusun rencana perjalanan, informasi semacam ini dapat menjadi bahan pertimbangan awal.

Bayangkan ketika seseorang ingin mengetahui apakah dua fasilitas di sebuah kawasan wisata cukup berdekatan untuk dimasukkan dalam satu rencana kunjungan. Tidak perlu langsung mengukur dengan langkah kaki atau datang ke lokasi hanya untuk mendapatkan perkiraan awal. Peta digital dapat memberikan gambaran terlebih dahulu, kemudian kondisi sebenarnya bisa diverifikasi ketika berada di lapangan.

Kemampuan sederhana ini memperlihatkan bagaimana fungsi peta digital terus berkembang. HP tidak hanya memberi tahu kita jalan menuju suatu tempat, tetapi juga dapat membantu membaca ruang dan memperkirakan hubungan jarak antara berbagai titik.

Jadi, ketika membuka Google Maps, jangan hanya mencari rute menuju sebuah tempat. Ada kalanya kita justru membutuhkan informasi yang lebih sederhana: seberapa jauh dua titik tersebut sebenarnya. Untuk perkiraan awal, jawabannya bisa dicari langsung dari peta tanpa harus lebih dulu mendatangi lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....