Mengapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri?
- 23 Agt 2026 14:45 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Menggelitik orang lain biasanya dapat memicu rasa geli hingga membuat tertawa. Namun, ketika mencoba menggelitik diri sendiri, reaksi yang sama justru hampir tidak muncul. Ternyata, hal ini berkaitan dengan cara otak mengenali sentuhan dan memprediksi gerakan tubuh.
Ketika seseorang menggerakkan tangannya untuk menggelitik tubuh sendiri, otak sudah mengetahui kapan, di mana, dan seperti apa sentuhan akan terjadi. Karena sentuhan tersebut sudah dapat diprediksi, otak mengurangi respons terhadap rangsangan yang diberikan oleh diri sendiri.
Berbeda ketika orang lain yang menggelitik. Otak tidak mengetahui secara pasti kapan dan bagian mana yang akan disentuh sehingga rangsangan tersebut terasa lebih mengejutkan dan memunculkan reaksi geli.
Menariknya, penelitian tentang gelitik masih terus dikembangkan. Para ilmuwan melihat gelitik sebagai proses yang cukup kompleks karena melibatkan beberapa aspek, mulai dari sistem saraf, gerakan tubuh, interaksi sosial hingga proses evolusi.
Gelitik juga tidak hanya terjadi pada manusia. Beberapa penelitian menemukan bahwa primata seperti bonobo dan gorila dapat memberikan respons terhadap sentuhan geli. Tikus juga pernah menunjukkan respons serupa.
Para peneliti terus mempelajari fenomena ini untuk memahami bagaimana otak membedakan sentuhan yang berasal dari diri sendiri dan sentuhan dari orang lain. Penelitian mengenai gelitik bahkan dapat memberikan gambaran lebih luas tentang cara otak memproses sentuhan dan membangun hubungan dengan lingkungan sekitar.
Jadi, jika menggelitik diri sendiri tidak membuat kita tertawa seperti ketika digelitik orang lain, bukan berarti tubuh tidak peka. Otak justru sedang bekerja dengan baik dalam mengenali dan memprediksi sentuhan yang berasal dari diri sendiri. (Lin)
Referensi:
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7966717/mengapa-kita-tidak-bisa-menggelitik-diri-sendiri
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....