Mengenal Paus Beluga, Paus Putih yang Menggemaskan
- 10 Agt 2026 09:00 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Lautan Arktik menyimpan berbagai keajaiban hayati, salah satunya adalah keberadaan paus beluga (Delphinapterus leucas). Mamalia laut ini dikenal luas berkat warna tubuhnya yang putih bersih saat dewasa serta bentuk dahinya yang menonjol dan lentur, yang sering disebut sebagai melon. Keunikan fisik ini membantu mereka bernavigasi menggunakan ekolokasi di perairan dingin bersuhu ekstrem.
Berdasarkan publikasi National Geographic, beluga tergolong hewan sosial yang sangat adaptif terhadap perairan tertutup es. Mereka tidak memiliki sirip punggung layaknya jenis paus lain, sebuah adaptasi khusus yang memudahkan navigasi di bawah lapisan es tebal. Keberadaan mereka menjadi salah satu elemen penting dalam rantai makanan ekosistem kutub.
Sebagaimana dihimpun dari laman IDN Times, terdapat sejumlah fakta menarik yang membuat paus beluga begitu istimewa di dunia maritim:
- Julukan Kepala Melon: Benjolan di dahi berfungsi memancarkan gelombang ekolokasi untuk menentukan jarak, bentuk, dan kecepatan objek.
- Julukan Kenari Laut: Memiliki sekitar 11 jenis Vokalisasi berbeda untuk berkomunikasi dan menavigasi perairan.
- Komunikasi Gelembung: Kerap melepaskan gelembung udara sebagai bentuk interaksi sosial saat bermain maupun sinyal pertahanan diri.
- Kamuflase Alami: Warna putih pada tubuh dewasa berfungsi menyamarkan diri dari pemangsa di antara bongkahan es.
- Sangat Cerdas dan Ramah: Memiliki rasa ingin tahu tinggi, mudah beradaptasi, dan dikenal dekat serta tidak takut pada manusia.
Di samping keunikan vokalisasi dan perilakunya, beluga juga dikenal sebagai predator yang rakus. Mereka mampu mengonsumsi belasan hingga puluhan kilogram pakan harian seperti cumi-cumi, gurita, hingga berbagai jenis ikan kecil. Keandalan mereka dalam berburu ditunjang oleh sistem ekolokasi yang sangat presisi.
Melalui keunikan fisik, kemampuan interaksi, dan kecerdasannya, paus beluga membuktikan betapa kompleksnya kehidupan satwa liar di kawasan Arktik. Pemahaman mendalam mengenai perilaku mamalia ini diharapkan terus meningkatkan kepedulian publik global terhadap pelestarian habitat laut yang kian terancam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....