Mengenal 4 Jenis Attachment Style dalam Hubungan Emosional
- 06 Agt 2026 09:47 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Cara seseorang menjalin hubungan emosional dengan pasangan atau orang lain sangat dipengaruhi oleh attachment style atau pola ikatan emosional. Pola perilaku ini umumnya terbentuk sejak masa kanak-kanak berdasarkan interaksi dengan pengasuh utama. Dilansir dari laman kesehatan Alodokter, memahami gaya hubungan emosional diri sendiri dan pasangan menjadi langkah penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis serta sehat.
Jenis pertama adalah secure attachment style atau gaya hubungan yang aman. Individu dengan pola ini memiliki rasa percaya diri yang tinggi, mampu mengekspresikan emosi secara terbuka, serta merasa nyaman dengan kedekatan. Mereka cenderung memiliki hubungan yang stabil dan sehat karena pandai menyelesaikan konflik tanpa dibayangi rasa takut berlebihan akan penolakan.
Selanjutnya adalah anxious attachment style, yang ditandai dengan kecemasan berlebih terhadap keberlangsungan hubungan. Pemilik pola ikatan emosional ini kerap membutuhkan kepastian terus-menerus dan selalu merasa khawatir akan ditinggalkan oleh pasangannya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan avoidant attachment style, di mana seseorang justru cenderung menarik diri dari hubungan emosional dan merasa canggung saat pasangan berusaha mendekat.
Terakhir, tipe yang tak kalah penting adalah disorganized attachment style, yang merupakan kombinasi antara rasa cemas dan kecenderungan menghindar. Seseorang dengan pola ini mendambakan kasih sayang, namun di sisi lain merasa takut untuk percaya pada orang lain akibat trauma masa lalu. Ketidakstabilan emosional tersebut sering kali memicu dinamika hubungan yang rumit dan naik-turun.
Mengetahui jenis attachment style yang dimiliki dapat membantu seseorang menyadari pemicu emosi negatif dalam hubungan. Meski pola ini terbentuk sejak kecil, setiap individu tetap memiliki kesempatan untuk mengevaluasi diri dan berproses menuju gaya hubungan yang lebih aman (secure attachment). Dengan komunikasi yang tepat dan bantuan profesional jika diperlukan, kualitas hubungan asmara maupun sosial dapat ditingkatkan secara bermakna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....