Mengapa Kita Sulit Mengingat Mimpi?
- 27 Jul 2026 19:23 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Hampir setiap orang pernah bermimpi saat tidur. Namun, tidak sedikit yang langsung lupa isi mimpinya beberapa menit setelah bangun. Fenomena ini ternyata merupakan hal yang normal dan berkaitan dengan cara kerja otak selama tidur.
Mimpi paling sering terjadi pada fase Rapid Eye Movement (REM), yaitu tahap tidur ketika aktivitas otak sangat tinggi. Meski otak aktif menciptakan berbagai cerita dalam mimpi, bagian otak yang bertugas menyimpan memori jangka panjang justru tidak bekerja secara optimal. Akibatnya, mimpi sulit tersimpan sebagai ingatan.
| Baca juga: Cara Menjaga Lisan agar Membawa Kebaikan |
Selain itu, saat seseorang bangun secara tiba-tiba atau langsung melakukan aktivitas lain, otak lebih fokus memproses informasi baru daripada mempertahankan isi mimpi. Itulah sebabnya banyak orang hanya mengingat potongan-potongan mimpi atau bahkan sama sekali lupa beberapa menit setelah terbangun.
Para ahli menyebutkan bahwa seseorang cenderung lebih mudah mengingat mimpi apabila terbangun tepat saat fase REM atau segera menuliskan isi mimpi setelah bangun tidur. Kebiasaan tersebut dapat membantu otak mempertahankan memori mimpi lebih lama.
Meskipun sering dianggap sebagai bunga tidur, mimpi masih menjadi salah satu fenomena yang terus diteliti oleh para ilmuwan. Hingga kini, para peneliti masih mempelajari hubungan mimpi dengan emosi, memori, serta kesehatan mental seseorang.
Sumber:
Sleep Foundation – Why Do We Forget Dreams?
National Institutes of Health (NIH)
Media Indonesia – Rubrik Kesehatan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....