Cara Menjaga Lisan agar Membawa Kebaikan

  • 06 Jul 2026 14:54 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID., Sintang - Lisan merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Melalui lisan, seseorang dapat menyampaikan kebaikan, memberikan semangat, maupun menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain.

Dilansir dari laman uin-alauddin.ac.id dan baznas.go.id, Islam mengajarkan agar setiap muslim menjaga lisannya dengan berkata baik atau memilih diam. Ucapan yang santun, jujur, dan penuh adab akan membawa manfaat, sedangkan perkataan yang buruk dapat merusak hubungan dan menimbulkan penyesalan.

Salah satu cara menjaga lisan adalah membiasakan diri berpikir sebelum berbicara. Pastikan setiap ucapan memiliki manfaat dan tidak menyakiti perasaan orang lain, sehingga perkataan yang keluar benar-benar membawa kebaikan.

Menjaga lisan juga berarti menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik. Kritik atau nasihat tetap boleh disampaikan, tetapi hendaknya dilakukan dengan bahasa yang santun, lembut, dan bertujuan untuk memperbaiki keadaan, bukan menjatuhkan.

Di era media sosial dan pesan instan, menjaga lisan juga berarti menjaga setiap tulisan yang dikirimkan. Hindari menulis saat emosi, jangan mudah berasumsi, dan biasakan melakukan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Selain itu, biasakan untuk tidak mengomentari semua hal yang muncul di hadapan kita. Pilihlah perkataan yang bermanfaat, hindari perdebatan yang tidak perlu, serta gantilah kebiasaan mengkritik dengan mendoakan dan memberi masukan secara bijaksana.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah memperbanyak dzikir dan istigfar. Dengan mengingat Allah SWT, lisan akan lebih terjaga dari perkataan sia-sia, ghibah, fitnah, maupun ucapan yang dapat memicu permusuhan.

Menjaga persaudaraan juga menjadi bagian penting dalam menjaga lisan. Hindari perkataan yang dapat menimbulkan kebencian, iri hati, atau memutus tali silaturahmi, karena Islam mengajarkan umatnya untuk hidup rukun dan saling menghormati.

Tidak kalah penting, teruslah menambah ilmu tentang adab berbicara dan dampak dari setiap ucapan. Semakin seseorang memahami pentingnya menjaga lisan, semakin besar pula kesadarannya untuk berbicara dengan penuh tanggung jawab.

Pada akhirnya, menjaga lisan bukan hanya tentang mengurangi bicara, tetapi tentang memilih setiap kata dengan penuh hikmah. Ketika lisan dipenuhi dengan ucapan yang baik, hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia akan semakin terjaga, sehingga kehidupan menjadi lebih damai, harmonis, dan penuh keberkahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....