Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang VPN untuk Keamanan Identitas
- 12 Jun 2026 18:27 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang- Virtual Private Network (VPN) sering digunakan sebagai jalan pintas untuk menonton atau membuka aplikasi. VPN sebenarnya diciptakan untuk memberi keamanan dan anonimitas pengguna ketika browsing internet. Tapi, untuk menikmati fitur VPN, umumnya kamu butuh budget. Munculnya VPN gratis jadi alternative di pasaran, khususnya buat pengguna yang tidak siap sama biaya VPN berbayar. Tapi, sudah tahukah kamu kalau nggak semua VPN gratis itu aman? Sering kali, data pengguna VPN gratis dijual ke pengiklan.
Dikutip dari bank Sinarmas, berikut bahaya menggunakan VPN gratis.
Jadi banyak iklan
Berdasarkan studi terbaru, banyak aplikasi VPN gratis yang sudah terinfeksi malware. Akibatnya, jangan heran kalau tiba-tiba bermunculan iklan ketika menggunakan VPN gratis. Ini nggak cuma ganggu keasyikan browsing internet. Iklan yang ditampilkan juga bisa mengarahkan kamu ke situs-situs berbahaya yang berpotensi hacking.
Bikin jaringan internet lemot
VPN gratis bisa bikin kecepatan internet menurun. Sebenarnya ini biasa terjadi, karena penyedia layanan VPN gratis akan mengatur kecepatan internet pengguna yang pakai paket gratis. Tujuannya, supaya para pengguna mau nggak mau harus membayar kalau mau mendapatkan kecepatan internet yang lebih baik.
Memantau aktivitas pengguna dengan pelacak
Bahaya VPN gratis selanjutnya adalah aktivitas online dari perangkat yang terhubung bisa terpantau. Riset pakar VPN Callum Tennent menyebutkan, 72% aplikasi VPN ternyata tertanam pelacak pihak ketiga. Pelacak tersebut sengaja disusupkan dengan tujuan mengumpulkan data aktivitas online dari pengguna yang menggunakannya. Umumnya, data ini akan digunakan pengiklan untuk mendapatkan target.
Data dan alamat IP rentan bocor
Berdasarkan studi dari CSIRO, hampir sekitar 84% VPN gratis akan membuka alamat IP atau IPv6 pengguna secara jelas. Gawatnya lagi, 60% di antaranya berani membocorkan permintaan DNS (Domain Name Server) yang merupakan sebuah sistem yang mengubah URL website ke dalam bentuk IP Address. Ini akan berdampak pada histori dan lokasi browser yang terbuka. Akhirnya, serangan hacker dan malware akan sulit dibendung.
Serangan "Man In the Middle"
“Man In the Middle” adalah istilah untuk serangan ke sistem komputer yang saling berkomunikasi. Metode dari serangan ini adalah si peretas ada di tengah jalur komunikasi. Tujuannya untuk membaca, membajak, mencuri data, bahkan bisa memasukkan malware yang berbahaya bagi perangkat kamu.
Hindari Bahaya VPN Gratis. Pastikan Gunakan Aplikasi Resmi
Itu tadi 5 alasan yang mulai sekarang wajib kamu waspadai ketika tertarik menggunakan VPN gratis. Jangan sekali-sekali deh sembarangan install software gratis yang belum tentu aman, apalagi untuk transaksi perbankan online.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....