Mengenal Fenomena Halo Matahari

  • 25 Mei 2026 15:21 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pernahkah kamu melihat lingkaran cahaya mengelilingi matahari di siang hari? Fenomena ini sering membuat orang berhenti sejenak untuk memandang langit dengan rasa kagum sekaligus penasaran. Tidak sedikit pula yang mengaitkannya dengan berbagai pertanda tertentu. Fenomena tersebut dikenal dengan nama halo matahari.

Kemunculan halo matahari memang terlihat unik dan menarik. Lingkaran cahaya besar yang mengitari matahari membuat langit tampak berbeda dari biasanya. Tak heran jika fenomena ini sering menjadi perhatian masyarakat dan ramai dibagikan di media sosial.

Mengutip dari Bobo.id, fenomena halo matahari adalah adanya lingkaran cahaya besar yang mengelilingi matahari. Para ilmuwan sering menyebutnya sebagai lingkaran 22 derajat, karena jari-jari lingkarannya diperkirakan sekitar 22 derajat. Lingkaran tersebut tampak seperti cincin tipis berwarna putih yang mengitari matahari di langit.

Meski terlihat seperti fenomena langka yang misterius, halo matahari sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah loh.

Lalu, bagaimana Halo Matahari Bisa Terjadi?

Fenomena Halo Matahari terjadi akibat pembiasan sinar matahari. Ketika cahaya matahari melewati kristal-kristal es di atmosfer, cahaya tersebut mengalami pembiasan atau pantulan sehingga membentuk lingkaran cahaya di sekitar matahari.

Kristal es itu berasal dari awan cirrus yang tinggi dan tipis. Awan ini melayang sekitar 20.000 kaki atau sekitar 6 kilometer di atas permukaan bumi. Saat cahaya matahari melewati kristal tersebut, cahaya sebenarnya mengalami pemisahan warna. Namun, karena warnanya tidak terpecah sempurna menjadi warna-warna pembentuk cahaya matahari, lingkaran yang terlihat justru tampak berwarna putih. Fenomena inilah yang kemudian menciptakan cincin cahaya indah di sekitar matahari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....