RRI.CO.ID, Sintang - Hidangan mewah asal Jepang, Unagi, ternyata menggunakan bahan baku utama yang melimpah di Indonesia, yaitu ikan sidat (Anguilla spp.). Meskipun sekilas penampilannya menyerupai belut sawah karena bertubuh panjang, ramping, dan licin, sidat memiliki keunikan tersendiri. Ikan ini memiliki sirip dada kecil di belakang kepalanya, sehingga sering kali dijuluki sebagai "belut bertelinga" oleh masyarakat.
Berbeda dengan belut sawah yang hidup di lumpur dan berkepala bulat, ikan sidat lebih menyukai perairan air tawar yang jernih seperti sungai atau danau, serta memiliki bentuk kepala yang lebih lancip. Keunikan lain dari sidat terletak pada siklus hidupnya yang luar biasa, di mana mereka terlahir di laut dalam, lalu bermigrasi ke air tawar untuk tumbuh dewasa hingga mencapai panjang lebih dari 1 meter, sebelum akhirnya kembali ke laut dalam untuk bertelur.
Selain keunikan fisik dan siklus hidupnya, ikan sidat juga dikenal sebagai sumber pangan dengan kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Konsumsi ikan ini sangat baik untuk kesehatan karena kaya akan vitamin A serta asam lemak esensial seperti DHA dan EPA yang mendukung perkembangan otak dan kesehatan jantung. Tidak heran jika permintaan pasar internasional terhadap komoditas ini terus meningkat setiap tahunnya.
Indonesia sendiri memiliki potensi alam yang sangat besar untuk mengembangkan komoditas ini, karena ikan sidat banyak ditemukan di berbagai perairan nusantara. Wilayah pesisir selatan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera menjadi dua kawasan utama yang menjadi habitat subur bagi perkembangan ikan bernilai ekonomi tinggi tersebut.
Dengan melimpahnya bahan baku di alam Indonesia dan tingginya minat pasar global—terutama dari negara Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan—sidat kini menjadi primadona baru di sektor perikanan. Ke depan, pengelolaan dan budidaya sidat yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan lokal sekaligus menjaga kelestarian ekosistemnya.
Sumber :
https://www.wwf.id/en/blog/menelusuri-asal-benih-ikan-sidat-dari-sukabumi-jawa-barat
https://www.tempo.co/gaya-hidup/mengenal-ikan-sidat-hewan-yang-mirip-belut-1190503
https://www.halodoc.com/artikel/mengenal-sidat-si-belut-bertelinga-super-kaya-omega-3
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....