Jenis-Jenis Gangguan Anxiety yang Harus Anda Tahu
- 12 Mei 2026 21:07 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Anxiety disorder atau gangguan kecemasan merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan rasa takut dan cemas berlebihan. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, hingga kualitas hidup seseorang apabila tidak ditangani dengan baik.
Gangguan kecemasan memiliki beberapa jenis dengan gejala dan pemicu yang berbeda-beda. Dilansir dari laman halodoc.com dan rspondokindah.co.id, berikut beberapa jenis gangguan anxiety yang perlu diketahui.
- Gangguan kecemasan umum
Generalized Anxiety Disorder (GAD) ditandai dengan rasa khawatir berlebihan terhadap berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari, seperti pekerjaan, kesehatan, atau hubungan sosial. Kecemasan ini biasanya berlangsung dalam waktu lama dan sulit dikendalikan. - Gangguan panik
Gangguan panik ditandai dengan munculnya serangan panik secara tiba-tiba. Penderitanya dapat mengalami detak jantung cepat, sesak napas, berkeringat, hingga rasa takut yang sangat intens tanpa penyebab yang jelas. - Fobia spesifik
Fobia spesifik merupakan rasa takut berlebihan terhadap objek atau situasi tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya. Contohnya takut terhadap ketinggian, ruang sempit, atau hewan tertentu. - Gangguan kecemasan sosial
Gangguan ini membuat seseorang merasa takut dinilai negatif oleh orang lain saat berada di lingkungan sosial. Akibatnya, penderita cenderung menghindari interaksi sosial karena merasa malu atau takut dipermalukan. - Gangguan stres pascatrauma
Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) terjadi setelah seseorang mengalami peristiwa traumatis seperti kecelakaan, bencana alam, atau kekerasan. Kondisi ini dapat memicu mimpi buruk, kilas balik kejadian, dan kecemasan berat. - Gangguan kecemasan berpisah
Gangguan ini lebih sering dialami anak-anak dan ditandai dengan rasa takut berlebihan ketika harus berpisah dengan orang tua atau orang terdekat. Kondisi tersebut dapat membuat anak sulit beraktivitas secara mandiri. - Bisu selektif
Selective mutism merupakan kondisi ketika seseorang, umumnya anak-anak, tidak mampu berbicara pada situasi tertentu. Misalnya, anak dapat berbicara lancar di rumah tetapi diam saat berada di sekolah. - Gangguan obsesif kompulsif
Obsessive Compulsive Disorder (OCD) membuat penderitanya memiliki pikiran obsesif yang memicu tindakan berulang. Ritual tertentu dilakukan untuk mengurangi rasa cemas yang muncul dalam pikirannya. - Ketakutan berlebih terhadap situasi sosial
Penderita fobia sosial sering merasa dirinya diawasi atau dinilai oleh orang lain. Kondisi ini membuat seseorang merasa tidak nyaman saat berada di tengah keramaian atau bertemu banyak orang.
Gangguan anxiety dapat memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan sosial seseorang apabila tidak ditangani dengan baik. Dengan mengenali jenis-jenisnya, masyarakat diharapkan lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan tidak ragu mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....