Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Modus Penipuan Digital yang Marak di Media Sosial
- 07 Mei 2026 17:49 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Maraknya penggunaan media sosial membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan berbagai modus penipuan digital. Tanpa kewaspadaan, pengguna dapat dengan mudah menjadi korban karena metode yang digunakan semakin canggih dan meyakinkan.
Mengutip dari IDN Times, salah satu modus yang sering terjadi adalah penipuan melalui akun palsu yang menyerupai pihak resmi atau figur tertentu. Pelaku biasanya memanfaatkan identitas tersebut untuk membangun kepercayaan sebelum melancarkan aksinya.
Selain itu, penipuan berbasis tautan juga menjadi ancaman yang perlu diwaspadai. Pengguna kerap diarahkan ke situs palsu yang tampak mirip dengan layanan resmi, sehingga tanpa sadar memasukkan data pribadi seperti kata sandi atau informasi penting lainnya.
Modus lain yang tak kalah sering adalah penawaran barang atau jasa dengan harga tidak wajar. Tawaran ini biasanya disertai dengan tekanan waktu agar korban segera melakukan transaksi tanpa berpikir panjang.
Mengutip sumber yang sama, pelaku juga kerap memanfaatkan situasi emosional, seperti menyamar sebagai kerabat yang sedang membutuhkan bantuan mendesak. Cara ini efektif karena memancing rasa panik dan empati korban.
Untuk menghindari hal tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum bertindak. Memastikan keaslian akun, menghindari berbagi data pribadi, serta tidak mudah tergiur penawaran yang terlalu menggiurkan menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Selain itu, penggunaan fitur keamanan tambahan pada akun media sosial juga dapat membantu melindungi data dari akses yang tidak sah.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital, pengguna dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta terhindar dari berbagai bentuk penipuan digital yang merugikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....