Mengenal Beragam Jenis Banjir

  • 29 Apr 2026 16:41 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Banjir menjadi salah satu bencana alam yang paling sering terjadi, terutama saat musim hujan tiba. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah wilayah yang biasanya kering berubah menjadi tergenang air. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menyebabkan berbagai kerugian, mulai dari kerusakan rumah, fasilitas umum, hingga ancaman keselamatan jiwa.

Banjir atau flood merupakan peristiwa alam ketika suatu daerah terendam air akibat meluapnya volume air yang tidak dapat lagi ditampung oleh lingkungan sekitarnya. Banjir bisa terjadi di sekitar sungai, danau, maupun badan air lainnya.

Dilansir dari buku Kidzopedia edisi peristiwa alam, banjir ternyata memiliki berbagai jenis berdasarkan lokasi terjadinya maupun material yang dibawanya.

  • Jenis Banjir Berdasarkan Tempat Terjadinya

  1. Banjir di Daratan (Inland Flooding)

    Banjir ini terjadi akibat hujan lebat dalam waktu singkat. Selain itu, curah hujan sedang yang berlangsung terus-menerus selama beberapa hari juga dapat memicu banjir karena saluran drainase tidak mampu menampung air dalam jumlah besar.

  2. Banjir di Sungai (River Flood)

    Jenis banjir ini terjadi ketika permukaan air sungai meluap hingga melewati tepian sungai akibat curah hujan berlebih. Untuk mengurangi risiko banjir sungai, diperlukan penahan yang baik seperti tanggul, terutama di wilayah datar dan padat penduduk.

  3. Banjir Pantai (Coastal Flood)

    Banjir pantai dikenal juga sebagai banjir rob atau banjir laut pasang. Banjir ini disebabkan oleh pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya. Wilayah pesisir sangat rentan mengalami banjir jenis ini, terlebih saat terjadi badai besar di lautan.

  4. Gelombang Badai (Storm Surge)

    Gelombang badai merupakan kenaikan permukaan air di daerah pantai yang menyerupai tsunami. Kondisi ini biasanya dipicu oleh angin badai yang kuat dan tekanan atmosfer rendah.

  5. Banjir Bandang atau Air Bah (Flash Flood)

    Banjir bandang termasuk jenis banjir paling berbahaya. Aliran air yang sangat deras membawa berbagai material seperti kayu, lumpur, bebatuan, hingga benda lain yang dilaluinya. Debit air yang tinggi dan arus yang kuat dapat menyebabkan kerusakan parah bahkan menimbulkan korban jiwa.

  • Jenis Banjir Berdasarkan Air atau Materialnya

  1. Banjir Air Tanah (Groundwater Flood)

    Banjir ini terjadi ketika hujan turun terus-menerus dalam waktu lama sehingga tanah tidak lagi mampu menyerap air. Akibatnya, air meluap dan menggenangi permukaan daratan.

  2. Banjir Selokan (Drain and Sewer Flooding)

    Jenis banjir ini disebabkan oleh tersumbatnya aliran drainase atau saluran air. Sampah yang menumpuk sering menjadi penyebab utama terjadinya banjir selokan.

  3. Banjir Lumpur

    Banjir lumpur membawa material lumpur yang keluar dari dalam bumi. Jenis banjir ini berbahaya karena lumpur yang dikeluarkan dapat mengandung gas kimia beracun dan berbahaya bagi kesehatan.

  4. Banjir Lahar

    Banjir lahar terjadi akibat material lahar dari letusan gunung berapi aktif. Lahar dingin yang keluar kemudian mengalir ke lingkungan sekitar dan menyebabkan pendangkalan sungai. Akibatnya, air sungai meluap dan merendam daratan di sekitarnya.

Memahami berbagai jenis banjir menjadi penting agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing. Selain faktor alam, menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar juga menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi risiko terjadinya banjir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....