Jambul Ayam Jago, Lebih dari Sekadar Gaya, Ini Fungsi dan Faktanya

  • 23 Apr 2025 14:31 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang : Ayam jago memang terkenal dengan suara kokoknya yang lantang, tapi satu ciri khas lain yang tak kalah mencolok adalah jambulnya. Jambul atau pial yang terletak di atas kepala ayam jago bukan hanya sekadar pemanis penampilan ternyata, bagian tubuh ini menyimpan berbagai fungsi biologis dan sosial yang menarik.

Jambul ayam jago sebenarnya adalah jaringan lunak yang disebut combs, dan biasanya berwarna merah terang. Warna mencolok ini berasal dari aliran darah yang kuat di area tersebut. Fungsi utamanya bukan sekadar estetika, melainkan sebagai pengatur suhu tubuh. Karena ayam tidak berkeringat, jambul membantu melepas panas, terutama di iklim panas.

Dalam dunia ayam, terutama di kalangan pejantan, jambul juga berfungsi sebagai penanda dominasi dan kesehatan. Ayam jago dengan jambul besar dan merah terang biasanya dianggap lebih sehat dan kuat, sehingga lebih menarik bagi betina. Ini adalah contoh nyata dari sexual selection dalam dunia hewan.

Tak semua jambul ayam jago berbentuk sama. Terdapat berbagai jenis jambul, seperti jambul tunggal (single comb), jambul mawar (rose comb), jambul kacang (pea comb), hingga jambul bantam yang unik. Bentuk jambul ini biasanya ditentukan oleh genetika, dan menjadi salah satu ciri khas dalam berbagai ras ayam hias dan petarung.

Bagi peternak ayam hias atau kontestan ayam, jambul menjadi bagian yang sangat diperhatikan. Perawatan meliputi menjaga kebersihan, menghindari luka saat bertarung, dan memastikan jambul tetap cerah—karena bisa menjadi penilaian penting dalam kontes ayam hias.

Meski belum terbukti secara ilmiah, banyak peternak percaya bahwa jambul juga bisa mencerminkan kondisi emosi ayam jago. Saat stres atau sakit, jambul bisa tampak lebih pucat atau layu. Sebaliknya, jambul yang berdiri tegak dan berwarna cerah sering diartikan sebagai tanda vitalitas dan keberanian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....