Halusinasi Getaran HP, Tanda Otak Kamu Butuh Istirahat
- 20 Jul 2026 16:54 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pernahkah kamu merasa ponsel bergetar di dalam saku, namun ternyata tak ada notifikasi masuk? Fenomena medis ini dikenal sebagai Phantom Vibration Syndrome (PVS) atau sindrom getaran palsu yang marak terjadi akibat ketergantungan pada gawai.
Menurut informasi kesehatan dari laman KlikDokter, PVS terjadi saat otak salah menerjemahkan sinyal saraf, seperti gesekan pakaian atau respons otot, sebagai getaran ponsel. Halusinasi sensorik ini dipicu oleh kecemasan, tingkat stres, serta kebiasaan selalu antisipatif terhadap pesan baru.
Adapun ciri-ciri seseorang mengalami sindrom getaran palsu antara lain:
- Sering refleks mengecek ponsel meski tidak ada getaran nyata.
- Merasa cemas saat ponsel berada jauh dari tubuh.
- Memiliki ketergantungan tinggi terhadap notifikasi gawai.
- Kerap keliru menganggap gesekan pakaian pada kulit sebagai getaran HP.
Meskipun tidak berbahaya secara fisik, PVS menjadi indikator kelelahan mental yang mengganggu konsentrasi. Untuk mengatasinya, pakar kesehatan menyarankan pembatasan waktu layar (screen time) dan mengubah lokasi penyimpanan gawai.
Penerapan detoksifikasi digital secara konsisten serta mematikan fitur getar dapat melatih kembali sensitivitas saraf otak. Mengatur jarak dari ponsel merupakan langkah penting dalam memulihkan kesehatan mental kamu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....