Jamrud, Legenda Band Rock Indonesia yang Tetap Melekat di Hati

  • 15 Sep 2026 19:59 WIB
  •  Sintang
Poin Utama
  • Musik
  • Musik Rock

RRI.CO.ID, Sintang -Jamrud sudah menjadi bagian penting dari perjalanan musik rock Indonesia. Dengan musik yang keras, enerjik, dan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, band asal Cimahi, Jawa Barat, ini berhasil membawa musik rock menjadi populer di kalang an masyarakat luas.

‎Sebelum dikenal sebagai Jamrud, kelompok ini memiliki nama Jamrock. Perjalanan mereka kemudian memasuki babak baru ketika bekerja sama dengan produser musik Log Zhelebour dan menggunakan nama Jamrud. Album Nekad yang dirilis pada pertengahan 1990-an menjadi awal kesuksesan mereka di industri musik nasional.

‎Dari Rock Cadas Menjadi Musik Populer

‎Kesuksesan Jamrud semakin besar melalui album Putri (1997) dan Terima Kasih (1998). Lagu-lagu seperti “Terima Kasih” dan “Berakit-Rakit” membuat nama Jamrud semakin dikenal, sekaligus membuktikan bahwa musik rock yang keras tetap bisa diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.

‎‎Puncak kejayaan mereka datang melalui album Ningrat yang dirilis pada 2000. Album tersebut melahirkan lagu-lagu yang sangat populer, termasuk “Surti-Tejo” dan “Pelangi di Matamu”. Ningrat kemudian menjadi salah satu album rock Indonesia dengan pencapaian penjualan yang sangat besar.

‎‎Setelah itu, Jamrud kembali menghadirkan album Sydney 090102 (2002), yang turut memperkuat posisi mereka sebagai salah satu band rock papan atas Indonesia. Lagu “Selamat Ulang Tahun” bahkan menjadi lagu yang sangat lekat dengan berbagai perayaan ulang tahun hingga sekarang.

‎‎Kekuatan Jamrud Ada pada Karakternya

‎Salah satu alasan Jamrud begitu mudah diingat adalah karakter musik mereka. Gitar yang kuat, permainan drum yang enerjik, serta vokal khas Krisyanto membuat lagu-lagu Jamrud memiliki identitas tersendiri.

‎Liriknya juga tidak selalu berbicara tentang kehidupan yang serius. Jamrud sering menggunakan bahasa sederhana, humor, kisah percintaan, dan cerita kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang membuat lagu mereka terasa dekat dengan pendengar.

‎‎Tetap Dikenang Lintas Generasi

‎Perjalanan Jamrud tentu tidak selalu mudah. Pergantian personel dan berbagai tantangan dalam perjalanan karier pernah mereka hadapi. Krisyanto juga sempat meninggalkan band pada 2008 sebelum akhirnya kembali bergabung pada 2011.

‎Namun, perjalanan panjang tersebut justru semakin memperkuat status Jamrud sebagai salah satu nama penting dalam sejarah musik rock Indonesia.

‎Bagi generasi 1990-an, mendengar lagu seperti “Pelangi di Matamu”, “Surti-Tejo”, “Putri”, “Terima Kasih”, atau “Selamat Ulang Tahun” bisa membawa kembali kenangan masa lalu. Sementara bagi generasi muda, lagu-lagu tersebut menjadi bukti bahwa musik rock Indonesia pernah memiliki masa kejayaan yang luar biasa.

‎‎Jamrud bukan sekadar band rock. Mereka adalah bagian dari nostalgia, energi, dan sejarah musik Indonesia—sebuah nama yang terus dikenang meski zaman terus berubah.

‎Sumber :

‎1. ANTARA News - Histori Rock Indonesia, saat musik cadas kian berwarna di 90-an. Artikel ini membahas perjalanan Jamrud dari Jamrock, album Nekad, Putri, Terima Kasih, hingga Ningrat, termasuk pencapaian penjualannya.

‎2. ANTARA News - Histori rock Indonesia, kiprah sang "Dewa Rock". Membahas hubungan Jamrud dengan produser Log Zhelebour dan perjalanan mereka di era 1990-an.

‎3. KapanLagi.com - Profil Jamrud, termasuk asal-usul nama Jam Rock, perubahan menjadi Jamrud, personel, dan daftar album.

‎4. Superlive - Dinamika Jamrud di Industri Musik Tanah Air. Membahas awal perjalanan Jamrock, pertemuan dengan Log Zhelebour, dan album Nekad.

‎5. Pophariini - 20 Tahun Album Ningrat Jamrud. Membahas karakter musik dan perjalanan album Ningrat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....