Perbedaan Deodorant dan Antiperspirant

  • 28 Jul 2026 15:56 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Banyak orang terkadang masih salah kaprah dan menilai deodorant sama dengan antiperspirant. Padahal, deodorant dan antiperspirant adalah dua hal yang berbeda. Deodorant berfungsi untuk mengontrol bau badan, tetapi tidak mengontrol produksi keringat. Sementara antiperspirant memiliki fungsi utama untuk mengontrol dan mencegah produksi keringat berlebih dalam tubuh.

apa perbedaan nya?

  1. deodorant

    Deodoran atau Pengawabau adalah zat yang dioleskan ke tubuh untuk mencegah atau menutupi bau badan akibat aktivitas bakteri pada keringat atau sekret vagina, misalnya di ketiak, selangkangan, atau kaki. Sejenis deodoran tertentu, yang disebut antiperspiran atau antikeringat mencegah munculnya keringat itu sendiri, biasanya dengan memblokir kelenjar keringat. Antiperspiran digunakan pada bagian tubuh yang lebih luas, di tempat yang tidak nyaman atau tidak aman untuk berkeringat, karena keringat yang tidak diinginkan dapat mengganggu kenyamanan, penglihatan, dan cengkeraman (karena tergelincir). Deodoran jenis lain memungkinkan penggunanya untuk tetap berkeringat tetapi mencegah aktivitas bakteri pada keringat, karena keringat manusia akan menimbulkan bau yang bisa tercium saat diurai oleh bakteri.Fungsi utama deodoran adalah menghilangkan bau badan, melawan bakteri, dan memberikan wewangian. Produk perawatan tubuh ini bekerja dengan cara menutupi bau tidak sedap dan membuat kulit terasa segar.

  2. antiperspirant

    Antiperspirant adalah produk perawatan tubuh yang dirancang khusus untuk mengurangi produksi keringat berlebih pada kulit, terutama di area ketiak. Cara kerjanya berbeda dengan deodoran biasa yang hanya menyamarkan bau badan. Antiperspirant mengandung senyawa aktif berbasis aluminium yang bekerja dengan cara menyumbat saluran keringat untuk sementara waktu, sehingga tubuh kamu tetap kering dan bebas dari kelembapan berlebih. Keringat berlebih, atau yang dikenal dengan istilah hiperhidrosis, sering kali memicu berbagai masalah kulit yang tidak nyaman. Kondisi lembap ini rentan menimbulkan biang keringat, gatal-gatal, hingga iritasi akibat gesekan kulit. Selain menggunakan antiperspirant, kamu juga memerlukan produk perawatan kulit yang tepat untuk meredakan kemerahan dan gatal akibat keringat berlebih.Manfaat utama antiperspirant adalah mengurangi produksi keringat berlebih, mencegah bau badan, dan menjaga kulit tetap kering. Produk ini bekerja dengan cara membentuk lapisan sementara pada saluran kelenjar keringat.

cocok untuk kulit apa saja?

Kulit yang Cocok untuk Antiperspirant:

  • Kulit dengan Keringat Berlebih (Hiperhidrosis): Sangat cocok untuk mengontrol produksi keringat yang terlalu banyak.

  • Kulit Normal: Aman digunakan selama tidak ada riwayat alergi terhadap kandungan aluminium.

  • Kulit Kurang Sensitif: Lapisan kulit yang tebal dan tidak mudah memerah akibat sumbatan pori-pori sementara.

  • Hindari pada Kulit Sensitif: Kandungan aluminium berisiko tinggi memicu gatal, kemerahan, dan dermatitis kontak.

    Kulit yang Cocok untuk Deodoran

  • Kulit Kering: Deodoran sering kali mengandung pelembap (seperti gliserin) yang membantu menghidrasi kulit ketiak.

  • Kulit Sensitif: Lebih aman karena banyak varian deodoran alami yang bebas dari logam berat.

  • Kulit Mudah Iritasi: Cocok bagi yang sering mengalami gatal setelah mencukur bulu ketiak.

  • Catatan Penting: Pemilik kulit sensitif wajib memilih deodoran yang bebas alkohol (alcohol-free) dan bebas pewangi (fragrance-free) untuk mencegah iritasi.

intinya, Deodorant berfungsi utama untuk mengatasi bau badan. Bau badan muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri di kulit. Deodorant mengandung agen antibakteri yang membunuh bakteri penyebab bau, sekaligus memberikan aroma segar yang tahan lama. Ini adalah pilihan ideal untuk menjaga ketiak wangi dan percaya diri sepanjang hari.

Sementara itu, antiperspirant dirancang untuk mengurangi produksi keringat berlebih. Produk ini biasanya mengandung aluminium salts yang bekerja dengan menyumbat sementara saluran keringat, sehingga mengurangi jumlah keringat yang keluar. Dengan ketiak yang lebih kering, risiko bau badan juga ikut berkurang. Antiperspirant sangat cocok bagi Anda yang mudah berkeringat, aktif berolahraga, atau ingin menghindari noda basah pada pakaian.

sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Deodoran

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebersihan-diri/pakai-deodoran-setiap-hari/

https://www.halodoc.com/artikel/apa-yang-dimaksud-dengan-antiperspirant-cari-tahu-yuk?srsltid=AfmBOooHfIu9jWiRiJEvg0K4nASoxQe1pNoa0Z8FW449fp6nF7-mevpz

https://www.dove.com/id/stories/tips-and-how-to/tips-keringat/deodorant-vs-antispirant--mana-yang-lebih-baik-.html

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....