Mitologi Polinesia di Balik Karakter Maui dalam Moana

  • 20 Jul 2026 16:53 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Di balik sosok Maui yang kocok dan karismatik dalam film Moana, tersimpan warisan mitologi Polinesia yang sudah hidup selama berabad-abad jauh sebelum Disney mengangkatnya ke layar lebar. Kini, dengan hadirnya adaptasi live-action Moana di bioskop, kisah asal-usul tersebut kembali relevan untuk dikenal lebih dekat.

Mengutip dari JSTOR Daily, Maui adalah sosok nyata dalam mitologi Polinesia, bukan karakter yang diciptakan sepenuhnya oleh Disney. Ia dikenal sebagai setengah dewa yang dikreditkan atas berbagai pencapaian kosmis dalam berbagai tradisi lisan masyarakat kepulauan Pasifik, mulai dari Hawaii, Selandia Baru, Samoa, hingga Tahiti. Kisah-kisah tentang Maui tersebar luas di seluruh kepulauan Pasifik, dan masing-masing komunitas memiliki versinya sendiri dengan detail yang berbeda-beda.

Salah satu kisah paling terkenal adalah bagaimana Maui menggunakan kail ajaibnya untuk menarik pulau-pulau dari dasar samudra, membentuk gugusan kepulauan yang kini dikenal sebagai Polinesia, sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani dan berarti "banyak pulau". Disney menonjolkan legenda ini dengan menempatkan kail Maui sebagai senjata dan simbol utama karakternya dalam film.

Kisah-kisah lain yang dirujuk Disney mencakup bagaimana Maui menjerat Matahari untuk memperlambat pergerakannya sehingga hari menjadi lebih panjang, serta bagaimana ia mencuri api dari dunia bawah untuk diberikan kepada manusia. Kisah-kisah ini termuat dalam catatan mitologi Maori dari Teluk Tolaga, Selandia Baru, yang menjadi salah satu rujukan akademis dalam pembuatan film ini.

Akan tetapi, Disney juga melakukan sejumlah penyederhanaan yang cukup signifikan. Dalam mitologi aslinya, Maui memiliki empat saudara laki-laki dan kemungkinan seorang anak atau anak tiri. Dalam film, ia digambarkan sebagai yatim piatu yang ditinggalkan orang tuanya, sebuah perubahan besar yang tidak ada dalam tradisi lisan Polinesia mana pun.

Karena Maui adalah tokoh yang hadir di banyak kebudayaan berbeda, tidak ada satu versi "canon" yang bisa dijadikan acuan tunggal. JSTOR Daily mencatat bahwa bahkan dalam satu komunitas pun, kisah Maui kerap berbeda antara satu penutur dengan penutur lainnya, menjadikannya sosok yang terus hidup dan berkembang dalam tradisi lisan. Disney memilih untuk menggabungkan berbagai elemen dari beragam kisah tersebut menjadi satu narasi yang utuh untuk keperluan film.

Terlepas dari berbagai penyesuaian yang dilakukan, keberadaan Maui dalam Moana telah membuka pintu bagi penonton di seluruh dunia untuk mengenal salah satu tokoh paling ikonik dalam khazanah mitologi Polinesia yang selama ini jarang mendapat panggung sebesar ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....