Kapan dan Bagaimana Cara Menjalankan Puasa Arafah

  • 11 Mei 2026 15:08 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID - Sintang, Puasa Arafah merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim khususnya bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah tepat sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Keutamaan puasa Arafah sangat besar sebagaimana disebutkan dalam hadis bahwa puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Waktu pelaksanaan puasa Arafah dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari pada tanggal 9 Dzulhijjah. Penentuan tanggal biasanya mengikuti keputusan pemerintah atau hasil rukyatul hilal yang berlaku di masing-masing negara. Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperhatikan informasi resmi mengenai awal bulan Dzulhijjah agar tidak keliru menentukan hari puasa Arafah. Meski hukumnya sunnah puasa ini memiliki pahala yang sangat besar bagi yang menjalankannya dengan ikhlas.

Cara menjalankan puasa Arafah pada dasarnya sama seperti puasa sunnah lainnya. Umat Muslim dianjurkan makan sahur sebelum waktu subuh dan berniat untuk melaksanakan puasa karena Allah SWT. Niat puasa dapat dilakukan di dalam hati tanpa harus diucapkan secara lisan. Selama berpuasa seseorang wajib menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum dan perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa.

Selain menahan lapar dan dahaga puasa Arafah sebaiknya disertai dengan memperbanyak amal ibadah lainnya. Umat Muslim dianjurkan membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa serta memperbanyak istighfar. Hari Arafah juga dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan sehingga menjadi kesempatan baik untuk memanjatkan doa-doa terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan umat Muslim secara keseluruhan. Dengan demikian, puasa tidak hanya menjadi ibadah fisik tetapi juga sarana memperkuat keimanan.

Menjalankan puasa Arafah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Meski hanya berlangsung satu hari ibadah ini memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Muslim. Dengan memahami kapan waktu pelaksanaannya dan bagaimana tata caranya umat Muslim dapat menjalankan puasa Arafah dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran akan keutamaannya.RMD

Referensi :

https://baznas.go.id/artikel-show/Puasa-Arafah-Kapan-Dilaksanakan,-Tata-Cara,-dan-Keutamaannya/356

Pinterest.com

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....