Larangan Drachin CEO dan Si Miskin, Begini Faktanya

  • 07 Feb 2026 11:36 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang- Dalam beberapa tahun terakhir, drama China dengan tema CEO kaya yang jatuh cinta pada perempuan miskin semakin menjamur di platform digital, terutama layanan video pendek. Cerita yang ringan, emosional, dan mudah dipahami membuat genre ini cepat viral dan digemari banyak penonton. Namun, di balik popularitas tersebut, pemerintah China mulai menaruh perhatian serius karena menilai narasi yang diangkat berpotensi menimbulkan dampak sosial yang kurang sehat.

1. Dianggap mempromosikan nilai yang tidak realistis

Pemerintah China menilai drama romantis CEO dan perempuan miskin terlalu sering menampilkan kekayaan sebagai solusi utama dari berbagai masalah kehidupan. Kisah cinta yang berujung pada kemewahan dan pernikahan dengan orang berkuasa dianggap membentuk pandangan keliru tentang cinta, kesuksesan, dan mobilitas sosial. Narasi semacam ini dikhawatirkan menciptakan ekspektasi palsu, terutama bagi generasi muda, seolah-olah kebahagiaan bisa diraih tanpa proses dan usaha yang nyata.

2. Memicu glorifikasi kekuasaan dan gaya hidup mewah

Alasan lain pembatasan ini adalah maraknya penggambaran kekuasaan, dominasi, dan kemewahan secara berlebihan. Pemerintah menilai banyak mini drama sengaja menonjolkan simbol status seperti harta, jabatan, dan pengaruh sebagai daya tarik utama cerita. Pola ini dianggap mendorong materialisme dan hedonisme, serta memperkuat ketimpangan relasi dalam kisah romantis yang seharusnya lebih setara.

3. Dikhawatirkan merusak persepsi publik terhadap dunia usaha

Drama CEO juga dinilai berpotensi membentuk citra yang keliru tentang wirausahawan dan dunia bisnis. Tokoh CEO kerap digambarkan serba berkuasa, emosional, dan tidak realistis, sehingga dikhawatirkan merusak persepsi masyarakat terhadap pengusaha di dunia nyata. Oleh karena itu, pemerintah mendorong kreator untuk mengedepankan prinsip realisme dan menghindari pembungkusan cerita fiktif seolah-olah berasal dari kisah nyata.

Melalui aturan ini, pemerintah China berharap industri mini drama dapat menghasilkan konten yang lebih berkualitas, berimbang, dan bertanggung jawab secara sosial. Fokus cerita diharapkan tidak lagi semata pada kemewahan dan romansa instan, melainkan pada nilai perjuangan, kerja keras, serta realitas kehidupan yang lebih dekat dengan masyarakat. (Lin)

Referensi:

https://www.popbela.com/relationship/single/china-larang-drama-romantis-ceo-dan-si-miskin-ini-alasannya-00-7rsf9-wz8wcn

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....