Ikan Asin Komoditi Andalan Desa Empangau Kapuas Hulu

  • 30 Jun 2026 16:10 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Desa Empangau berada di Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Desa ini memiliki sumber daya ikan air tawar yang melimpah karena berada di sekitar Sungai Kapuas dan Danau Empangau. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai nelayan sehingga hasil tangkapan ikan menjadi sumber penghasilan utama.

Saat hasil tangkapan melimpah, tidak semua ikan dapat langsung dijual dalam keadaan segar. Oleh karena itu, masyarakat mengolah ikan menjadi ikan asin agar lebih awet dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Pembuatan ikan asin di Desa Empangau dilakukan dengan cara yang sederhana dan telah diwariskan secara turun-temurun. Prosesnya meliputi:

  • Memilih ikan yang masih segar.
  • Membersihkan ikan dari kotoran dan isi perut.
  • Memberi garam secukupnya.
  • Menjemur ikan di bawah sinar matahari selama 2–4 hari hingga kering.
  • Mengemas ikan asin untuk dijual atau disimpan.

Usaha ikan asin memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, antara lain:

  • Menambah penghasilan nelayan.
  • Mengurangi kerusakan ikan saat hasil tangkapan melimpah.
  • Memperpanjang masa simpan ikan.
  • Membuka peluang usaha bagi keluarga nelayan.

Beberapa kendala dalam produksi ikan asin adalah:

  • Penjemuran bergantung pada cuaca.
  • Jumlah ikan berubah sesuai musim.
  • Kemasan produk masih sederhana.
  • Pemasaran masih terbatas.

Produksi ikan asin merupakan salah satu usaha penting bagi masyarakat Desa Empangau. Selain menjaga kualitas ikan agar lebih tahan lama, usaha ini juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan perbaikan dalam pengemasan dan pemasaran, ikan asin dari Desa Empangau memiliki peluang untuk dikenal lebih luas dan menjadi produk unggulan Kabupaten Kapuas Hulu. (Sumber : rri/dwf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....