UMKM Sintang Bertahan Ditengah Kenaikan Harga Barang
- 29 Apr 2026 14:37 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sintang terus berupaya bertahan di tengah kenaikan harga bahan baku yang terjadi belakangan ini. Kondisi tersebut memaksa para pelaku usaha untuk berpikir kreatif agar usaha mereka tetap berjalan tanpa harus kehilangan pelanggan.
Salah satu pelaku UMKM Sintang, Suhaini, mengungkapkan bahwa kenaikan harga bahan baku seperti gula dan plastik menjadi tantangan utama dalam menjalankan usahanya. Menurutnya, menaikkan harga jual memang menjadi opsi, namun hal itu tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena dapat memengaruhi daya beli konsumen.
Ia menyebutkan, strategi yang dilakukan adalah dengan menaikkan harga secara wajar agar tetap terjangkau oleh pelanggan. “Kita bisa saja menaikkan harga, tetapi jangan terlalu mahal. Yang penting orang masih bisa beli,” ujarnya.
Selain itu, Suhaini juga menyiasati kenaikan biaya produksi dengan menyesuaikan isi produk. Misalnya, dengan sedikit mengurangi jumlah isi dalam kemasan atau mengecilkan ukuran produk kue yang dijual. Langkah ini dinilai lebih efektif dibandingkan menaikkan harga secara drastis yang berpotensi membuat pelanggan beralih.
Menurutnya, pelanggan pada umumnya dapat memahami kondisi tersebut selama kualitas produk tetap terjaga. Oleh karena itu, menjaga kepercayaan konsumen menjadi kunci utama agar UMKM tetap bertahan di tengah tekanan kenaikan harga bahan baku. (dby)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....