Harga Cabai di Sintang Mahal
- 13 Apr 2026 07:52 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Harga cabai dan sayur mayur di kota Sintang, Kalimantan Barat mengalami kenaikan harga sehingga pedagang keluhkan minim keuntungan untuk menopang belanja kebutuhan keluarga.
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Junjung Buih Sintang Pi ii mengatakan sayuran yang Ia beli untuk dijual kembali biasanya hanya belasan ribu rupiah, sekarang rata-rata modal diatas tiga puluh ribu rupiah. Kenaikan harga drastic tinggi terjadi pada pekan ini, harga cabai yang biasanya 70-80 ribu rupiah, kini mencapai 120 – 130 ribu rupiah per kilogram.
“Untuk cabai keriting sekarang sampai 80-90 ribu rupiah, kita ambil untung dari harga jual yang kita bungkus per ons,” kata Pii, Minggu 12 April 2026.
Sementara itu Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang mencatat terjadinya inflasi di Kabupaten Sintang pada Maret 2026 sebesar 0,20 persen dibandingkan Februari 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang, Murohman mengatakan Sepanjang tahun 2026 Januari sampai dengan Maret 2026 sebesar 1,32 persen, Komoditas yang mengalami inflasi dari bulan ke bulan terbesar yaitu telur ayam ras, cabai rawit, kacang Panjang, terong, dan daging sapi.
“Kabupaten Sintang mengalami inflasi year on year sebesar 3,13 persen pada bulan Maret 2026. Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen, hal ini disebabkan kenaikan harga beberapa komoditas seperti emas perhiasan, tarif listrik dan daging ayam ras,” kata Murohman.
Kondisi ini membuat daya beli masyarakat ikut tertekan, terutama bagi ibu rumah tangga yang harus memikirkan agar kebutuhan dapur tetap terpenuhi. Sejumlah pembeli mengaku mulai mengurangi jumlah pembelian cabai dan sayur mayur, dengan ,elakukan pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan cabai. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....