Ubi Cilembu Kini Banyak Diburu Warga

  • 11 Apr 2026 14:18 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang- Penjual ubi cilembu bernama Isti ditemui saat berjualan di Pasar Jumat pagi pada 10 April 2026. Ia membuka lapak di pelataran Apang Semangai, Sintang sejak pukul 05.00 pagi.

Ubi cilembu yang dijual berasal dari kebun milik ayahnya yang mulai ditanami sejak tahun 2024. Kebun tersebut berada di wilayah Tempunak, tepatnya di SKCP SP 6.

Awalnya, bibit ubi diperoleh dari pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Dari bibit tersebut, tanaman kemudian dikembangkan hingga mampu menghasilkan panen yang cukup baik.

Panen ubi cilembu dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dalam satu pekan, hasil panen bisa mencapai sekitar 20 hingga 30 kilogram.

Ubi tersebut dijual dengan harga Rp12 ribu per kilogram di Pasar Jumat pagi. Penjualan ini menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga.

Selain di Pasar Jumat pagi, penjual ubi bakar cilembu juga ada di kawasan Lingkar Tugu Bi, Pasar Masuka, serta beberapa tempat lainnya di Kota Sintang. Hal ini menunjukkan bahwa ubi cilembu mulai dikenal dan diminati masyarakat.

Isti mengatakan usaha ubi cilembu ini cukup membantu perekonomian keluarganya. “Bibitnya saya dapat dari pedagang pinggir jalan, lalu saya tanam sendiri di kebun ayah,” ujarnya.

Salah satu pembeli, Rohman, mengaku menyukai ubi cilembu yang dijual. Ia menilai rasanya enak baik dibakar maupun direbus.

“Enak kalau dibakar, tapi direbus juga tetap enak, saya suka,” kata Rohman.

Saat ini ubi cilembu semakin banyak diburu warga karena rasanya yang manis dan lezat. Kondisi ini membuat permintaan meningkat di berbagai lokasi penjualan.

Usaha ubi cilembu ini dinilai memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan ke depannya. Isti berharap adanya dukungan fasilitas bagi petani agar hasil pertanian semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....