UMKM Sintang Apresiasi Pembukaan Lapak di Halaman Disperindagkop

  • 29 Jan 2026 11:13 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sintang mengapresiasi kegiatan pembukaan lapak jualan yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang. Kegiatan ini telah digelar sejak pertengahan Januari 2026 dan berlokasi di halaman kantor Disperindagkop dan UKM Sintang.

Lapak UMKM tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu dan Minggu. Kehadirannya menjadi ruang promosi dan pemasaran langsung bagi pelaku UMKM dan perikanan lokal, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM skala rumah tangga yang selama ini lebih banyak mengandalkan penjualan secara daring.

Koordinator Kelompok UMKM Kelutap (Kelam, Luit, Rentap), Suhaini, mengatakan kegiatan ini sangat membantu pelaku UMKM, terutama kaum ibu. Ia menyebutkan, dalam waktu setengah hari berjualan, para pelaku usaha bisa memperoleh pendapatan yang cukup menjanjikan.

“Sabtu dan Minggu kami berjualan di sana, penghasilan kami rata-rata 200 sampai 300 ribu dalam waktu setengah hari. Kami ibu-ibu ini sangat-sangat terbantu dengan adanya lapak seperti ini,” ujarnya.

Menurut Suhaini, meskipun sebagian pelaku UMKM juga memasarkan produknya secara online, penjualan secara langsung di lapak dinilai lebih efektif. “Biasanya kami juga jualan online, tapi tidak sebanyak ketika jualan langsung. Di sini kami bisa memperkenalkan produk-produk kami langsung ke masyarakat yang datang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus FORSIKAN (Forum Komunikasi Perikanan) Kabupaten Sintang, Ramdali, menyampaikan bahwa Pasar UMKM dan Perikanan ini merupakan hasil kolaborasi antara FORSIKAN dan Forum Komunikasi UMKM Kelutap Sintang. Kegiatan tersebut, kata dia, mendapat dukungan penuh dari Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang dengan memberikan ruang pemasaran di halaman kantor dinas.

“Pasar UMKM dan Perikanan yang kami inisiasi bersama ini alhamdulillah diberi tempat untuk memasarkan produk UMKM dan perikanan secara konvensional di halaman kantor Disperindagkop dan UKM. Kesempatan ini disambut baik oleh para pelaku UMKM,” kata Ramdali.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut telah berjalan selama dua minggu sejak 17 Januari 2026 dan dilaksanakan secara konsisten setiap Sabtu dan Minggu, mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Selain berjualan di lapak, para pelaku UMKM juga tetap memasarkan produknya secara online dari rumah masing-masing.

Ramdali menuturkan, pemilihan hari Sabtu dan Minggu dilakukan dengan pertimbangan tidak mengganggu aktivitas perkantoran serta menyesuaikan waktu luang masyarakat. “Sabtu dan Minggu adalah hari libur kantor dan hari liburnya masyarakat. Warga bisa memanfaatkan waktu weekend untuk membawa keluarga, anak, istri, menikmati kuliner dan jajanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pasar UMKM dan Perikanan ini juga menjadi tujuan singgah masyarakat yang berolahraga pagi. Setelah berolahraga, warga biasanya mampir untuk menikmati aneka kuliner dan membeli produk UMKM yang tersedia di lokasi tersebut.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik. Bukan hanya dari sekitar Kota Sintang, tapi ada juga pengunjung yang datang dari kecamatan terdekat. Para UMKM pun bisa mendapatkan keuntungan mulai dari 150 ribu sampai 300 ribu rupiah per hari,” ungkap Ramdali.

Ke depan, Ramdali berharap Pasar UMKM dan Perikanan ini dapat terus berlanjut dan berkembang. Ia menilai kegiatan tersebut berpotensi menjadi salah satu alternatif wisata olahraga, kuliner, dan jajanan yang diminati masyarakat Sintang, sekaligus menjadi ruang berkelanjutan bagi UMKM dan pelaku perikanan lokal untuk tumbuh dan naik kelas.

Penulis : Dian Beni Yuda

Rekomendasi Berita