Ekonomi Sintang Tumbuh Positif

  • 04 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sintang terus menunjukkan tren positif. Pemerintah Kabupaten Sintang optimistis laju pertumbuhan ekonomi daerah pada semester pertama tahun 2026 dapat mencapai angka 6 persen, lebih tinggi dibanding capaian akhir tahun sebelumnya yang berada di angka 5,9 persen.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan peningkatan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, maka semakin besar pula peluang peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Yang terakhir tahun kemarin per Desember itu angka sudah 5,9 persen. Harapan aku di semester pertama tahun ini bisa di angka 6 persen. Itu harapan kita,” ujar Kartiyus, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, capaian tersebut akan membuat Kabupaten Sintang tidak tertinggal jauh dari rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat.

“Berarti kita tidak tertinggal jauh dari provinsi. Provinsi kan 6,4 persen. Bahkan provinsi 10 besar di Indonesia. Makanya kalau angka pertumbuhan ekonomi kita bagus, itu indikator kesejahteraan masyarakat bertambah, meningkat,” katanya.

Kartiyus menilai pertumbuhan ekonomi yang positif juga berpengaruh terhadap berkurangnya angka kemiskinan dan meningkatnya jumlah masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik.

“Dari situ kita mengukur berarti orang miskin kita berkurang, orang yang mampu makin bertambah. Dengan angka pertumbuhan ekonomi itu,” ucapnya.

Menurut Kartiyus, salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sintang adalah investasi di sektor perkebunan, khususnya perkebunan kelapa sawit. Investasi tersebut dinilai mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan perputaran uang di daerah.

Kartiyus berharap iklim investasi di Kabupaten Sintang tetap terjaga dengan baik sehingga perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Investasi itu hanya membantu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kita berharap terus investasi ini bisa terjaga, tidak ada perusahaan yang tutup. Dengan demikian uang yang beredar makin banyak,” katanya.

Ia menggambarkan besarnya kontribusi sektor perkebunan terhadap perputaran ekonomi daerah. Menurutnya, satu perusahaan perkebunan dapat mengeluarkan miliaran rupiah setiap bulan hanya untuk membayar gaji karyawan.

“Makanya aku kasih gambaran tadi, 45 perusahaan, satu perusahaan Rp4 miliar untuk gaji karyawannya saja. Berarti satu bulan beredar di kabupaten berapa ratus miliar. Itu sudah menggerakkan ekonomi kita. Belum lagi dari jual-beli buahnya. Ratusan miliar uang yang beredar di Kabupaten Sintang. Saya berharap investasi di bidang sawit ini tetap bertahan,” tuturnya.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan investasi yang tetap terjaga, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap kesejahteraan masyarakat semakin membaik serta berbagai sektor usaha dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah. (Sta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....