Kartu Pokémon Bergerak dari Mainan Menjadi Aset Investasi
- 28 Sep 2026 16:25 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Ketika sebuah kartu karton berukuran segenggam tangan terjual seharga jutaan dolar di lelang internasional, batas antara hobi dan investasi menjadi semakin kabur. Itulah realitas pasar kartu Pokémon pada 2026, di mana sebagian kolektor sudah memperlakukan kartu mereka layaknya portofolio aset.
Mengutip Cardsnpacks, kartu Pikachu Illustrator milik Logan Paul terjual seharga 16,5 juta dolar AS di lelang pada Februari 2026, memecahkan rekor sebelumnya dan sekaligus menarik perhatian media keuangan internasional terhadap pasar ini. Sebelumnya, sebuah kartu Charizard PSA 10 terjual seharga 550.000 dolar AS pada Desember 2025. Nilai-nilai ini bukan anomali, melainkan cerminan dari sistem penilaian yang sudah terstandardisasi melalui proses grading oleh lembaga seperti PSA dan CGC.
Pasar sekunder kartu Pokémon kini beroperasi dengan mekanisme yang menyerupai pasar seni atau barang antik. Kondisi fisik, kelangkaan cetakan, edisi pertama, dan skor grading semuanya memengaruhi nilai sebuah kartu secara signifikan. Menurut data yang dikutip Accio, kartu-kartu dengan chase card khusus atau serialisasi premium mengalami kenaikan nilai antara 200 hingga 500 persen dalam setahun terakhir.
Namun, seperti aset spekulatif pada umumnya, pasar ini tidak bebas risiko. Analis mencatat adanya tanda-tanda koreksi di segmen tertentu, di mana beberapa kartu turun lebih dari 20 persen dari nilai puncaknya. Para spekulan yang masuk semasa bubble 2020-2021 mulai keluar, sementara kolektor jangka panjang yang didorong oleh kecintaan pada franchise justru tetap bertahan dan membentuk fondasi pasar yang lebih stabil.
Perkembangan lain yang perlu dicermati adalah maraknya kartu palsu seiring meningkatnya nilai jual kartu langka. Penerbit merespons dengan mengembangkan chip NFC tertanam dan sistem autentikasi berbasis AI untuk memastikan keaslian kartu, terutama di pasar sekunder yang volumenya terus membesar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....