Keuntungan dan Kekurangan Menabung Emas
- 12 Jun 2026 09:45 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID,Sintang – Tidak dapat dipungkiri jika Emas dianggap sebagai salah satu bentuk investasi yang dapat membawa keuntungan serta salah satu jenis investasi yang disebut “paling mudah” dan banyak dilirik orang.
Serta salah satu alasannya yaitu karena lebih aman bagi orang yang ingin memulai investasi dengan risiko rendah.
Alangkah baiknya pahami sejenak mengenai keuntungan dan kerugiannya,supaya kalian bisa mempertimbangkan lagi dalam mengambil keputusan.
Mengutip laman rri.co.id dan allianz.co.id serta bareksa.com, berikut ini beberapa keuntungan dari menabung emas.
1.Bebas dari Bunga
Transaksi dalam menabung emas cenderung menyerupai hukum syariah,sehingga Anda terbebas dari jeratan bunga yang biasanya mengikat di beberapa nilai investasi.
Meski begitu, Anda akan tetap dikenakan biaya admin saat hendak mencairkan,dengan besaran yang berbeda dari setiap bank maupun pegadaian.
Tidak perlu ragu, jika melakukan transaksi penjualan, nilai emas yang Anda cairkan akan setara dengan apa yang dimiliki di tabungan.
2.Nilai Aset Cenderung Stabil
Nilai aset yang cenderung stabil dari waktu ke waktu,hal ini karena adanya permintaan dan penawaran di pasaran yang jelas.
Saat transaksi emas masih terus bergulir, risiko harga aset emas turun bisa dibilang cukup minim.
3. Seperti Dana Darurat
Selama Anda rutin menabung emas sebagai investasi, maka semakin besar juga kemungkinan memperkuat finansial Anda.
Ditambah lagi karena nilai aset yang tadi stabil, Anda bisa mengonversikan emas ke dalam bentuk uang tunai,hal ini bisa jadi sumber dana darurat atau persiapan pensiun.
4.Mudah Dijadikan Uang
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), emas bisa dijual atau digadai melalui perusahaan gadai atau toko emas sehingga relatif lebih mudah diuangkan.
Kemudahan ini tak didapatkan dalam produk investasi pasar modal lain yang hanya dapat dijual pada jam kerja bursa dan membutuhkan waktu untuk proses likuidasi dana.
Berikut kami sajikan kekurangan menabung emas supaya mengerti dengan risiko dari investasi yang dilakukan,seperti berikut:
1.Biaya Admin Penitipan
Ketika Anda mulai transaksi pertama kali untuk menabung emas, Anda akan dikenakan biaya penitipan emas.
Biaya administrasi ini biasanya memiliki batas waktu tertentu.
Saat masa berlakunya sudah habis, maka biaya penitipan tersebut otomatis diperpanjang dengan cara memotong saldo Anda di tabungan emas.
2.Investasi Jangka Panjang
Menabung emas merupakan cara investasi jangka panjang,sehingga bagi Anda yang ingin mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat, cara ini dirasa kurang tepat.
Oleh sebab itu, pertimbangan menabung emas, begitu cocok untuk investasi jangka panjang,seperti dana persiapan pensiun atau dana darurat.
Hal ini karena kenaikan nilai aset emas akan berpengaruh dengan cara Anda bertransaksi di dalam menabung emas.
3.Nilai Spread Lebih Tinggi
Spread merupakan selisih dari harga jual (buyback) dan harga beli,jika dibandingkan dengan produk pasar modal lain, fluktuasi harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, seperti tingkat inflasi dan kurs rupiah,agar mendapatkan keuntungan investasi yang optimal, pastikan menjual emas di saat harga sedang tinggi dengan nilai spread yang kecil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....