Uang Rupiah Terbuat dari Apa? Ini Penjelasannya

  • 26 Mar 2026 08:32 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pernahkah kamu benar-benar memperhatikan uang rupiah yang setiap hari kamu gunakan? Bukan sekadar alat tukar, setiap lembar dan keping rupiah ternyata menyimpan cerita menarik tentang bahan dan proses pembuatannya. Banyak orang mengira uang kertas terbuat dari kertas biasa, atau uang logam hanya dari logam sembarangan.

Uang Rupiah dirancang dengan standar khusus agar kuat, tahan lama, sekaligus aman dari pemalsuan. Karena itulah, bahan yang digunakan pun tidak bisa sembarangan.

Mengutip indonesiabaik.id berdasarkan data dari Bank Indonesia, proses pencetakan uang Rupiah dilakukan di dalam negeri melalui Perum Peruri, sebuah badan usaha milik negara yang memang ditunjuk khusus untuk memproduksi uang.

Untuk uang kertas Rupiah, bahan bakunya bukan kertas biasa, melainkan serat kapas. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, pemilihan bahan ini juga mempertimbangkan penggunaan produk dalam negeri tanpa mengabaikan kualitas, keamanan, dan efisiensi biaya.

Menurut Peruri, penggunaan serat kapas membuat uang kertas memiliki keunggulan tersendiri. Teksturnya lebih elastis, tidak mudah robek, dan bahkan relatif tahan terhadap air. Inilah alasan mengapa uang kertas tetap bisa bertahan meski sering dilipat, tersimpan di dompet, atau berpindah tangan setiap hari.

Sementara itu, uang logam Rupiah dibuat dari bahan seperti aluminium dan nikel. Pemilihan bahan ini didasarkan pada nilai ekonomis sekaligus nilai intrinsiknya, sehingga tetap efisien untuk diproduksi namun memiliki daya tahan yang baik.

Menariknya, untuk momen tertentu seperti peringatan hari besar atau tokoh bersejarah, Bank Indonesia juga pernah mengeluarkan koin edisi khusus yang terbuat dari emas atau perak. Selain itu, ada juga keunikan pada pecahan tertentu, seperti uang logam Rp1.000 Tahun Emisi 2010 yang menggunakan bahan Nikel Plated Steel, berbeda dari kebanyakan uang logam lainnya.

Dari sini kita bisa melihat bahwa Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, melainkan hasil dari perencanaan matang yang melibatkan teknologi, kebijakan, dan pertimbangan ekonomi. Jadi, lain kali saat kamu memegang uang, mungkin kamu akan melihatnya dengan cara yang berbeda, lebih dari sekadar angka, tetapi juga sebagai simbol ketelitian dan kedaulatan negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....