Atasi Kemacetan, Usulan Bangun Jembatan Melawi 3 di Sintang Sangat Tepat
- 25 Okt 2022 17:28 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang: Usulan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membuat duplikasi jembatan Melawi 3 di Kabupaten Sintang, Kalimantan Berat sangat tepat dan disambut baik oleh Anggota DPRD Sintang, Welbertus. Ia menilai fasilitas penyeberangan saat ini perlu ditambah, sebab ibu kota Sintang sudah tumbuh sangat pesat.
“Kalau melihat potensi kemacetan yang sering terjadi dengan hanya satu jembatan yang ada untuk fasilitas penyeberangan, saya pikir memang perlu ada penambahan,” kata Welbertus, Rabu (25/10/2022).
Welbertus menjelaskan, volume kendaraan di ibu kota Sintang cukup padat. Jika jembatan Melawi 3 dibangun, Welbertus yakin akses transportasi semakin lancar. Pada jam-jam tertentu, saat terjadi kemacetan di jembatan Melawi, apabila tidak direncanakan saat ini, ke depan akan menjadi masalah besar.
“Apa yang disampaikan Bapak Lasarus, beliau kan putra daerah Sintang. Dan beliau melihat perkembangan Sintang begitu pesat. Tentu ini menjadi keprihatinan beliau dan menurut saya itu penting untuk dilakukan. Karena andaikan terjadi segala sesuatu yang kemudian memerlukan kita untuk cepat melakukan aktivitas dengan macetnya satu jembatan ini menjadi kendala yang sangat besar. Sehingga apa yang beliau sarankan itu saya pikir tepat sekali,” kata Welbertus.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengusulkan kepada Tim Kementerian PUPR untuk membuat duplikasi jembatan Melawi 3 di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Jembatan Melawi 3 dinilai Lasarus bukan hanya dapat mengurai kemacetan dalam ibu kota Sintang, tapi juga dapat menjadi alternatif jika jalan lintas Melawi lumpuh akibat banjir besar seperti yang terjadi pada tahun 2021 lalu.
"Saya mengusulkan agar minimal dibuat duplikasi Jembatan Melawi atau lebih strategis lagi bila dibangun jembatan Melawi 3 di wilayah Desa Jerora-Simpang Pinoh. Jembatan Melawi 3 bukan hanya dapat mengurai kemacetan dalam kota Sintang tapi juga dapat menjadi alternatif di musim banjir apabila Jalan Lintas Melawi terputus seperti saat banjir 2021 lalu," kata Lasarus.
Kata Lasarus, pada jam-jam aktivitas tinggi, sering kali terjadi kemacetan cukup parah di Jembatan Melawi 1 di ibu kota Sintang. Potensi macet seperti yang terjadi di Jembatan Kapuas 1 Pontianak ke depannya tidak mungkin dapat dielak.
"Oleh sebab itu, saya minta kepada Tim Kementerian PUPR yang turut serta dalam kunjungan saya selama 3 hari di Kalbar agar segera memetakan solusinya. Karena akses transportasi menuju Kabupaten Kapuas Hulu tidak lagi harus masuk ke kota Sintang. Tim Kementerian PUPR menyambut baik usulan tersebut," jelasnya. (Ram)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....