Wagub Kalbar: Warga Layung Jangan Khawatir Saya Tidak Lupa "Temunik" Saya
- 10 Apr 2026 11:19 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menanggapi keluhan warga Desa Nanga Layung, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, terkait kondisi jalan rusak yang viral di media sosial. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sintang 2027 di Pendopo Bupati Sintang, Kamis, 9 April 2026.
Keluhan warga sebelumnya ramai diperbincangkan setelah video kondisi jalan rusak parah di wilayah tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Krisantus memberikan respons santai namun tegas. Ia menegaskan tidak akan melupakan kampung halamannya, mengingat jalan yang dikeluhkan berada di daerah asalnya. “Jangan khawatir, orang Layung, tentu saya tidak lupa sama temunik (ari-ari.red) saya,” ujarnya.
Beberapa waktu belakangan memang beredar sejumlah video kerusakan jalan di Kabupaten Sintang. Ada juga video jalan rusak ruas Bedayan–Nanga Libau, dalam video itu, warga, termasuk anak-anak, menyampaikan kritik terhadap kondisi jalan.
Krisantus mengaku telah menonton langsung video yang viral tersebut. Menurutnya, kondisi Kalimantan Barat tidak bisa dibandingkan dengan Jawa Barat, baik dari sisi luas wilayah maupun kemampuan fiskal. Ia menjelaskan, luas Jawa Barat sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan APBD Rp31 triliun, sedangkan Kalimantan Barat mencapai 171 ribu kilometer persegi dengan APBD lebih dari Rp6 triliun.
“Ada yang mau pinjam Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tiga bulan, suruh jadi Gubernur Kalimantan Barat. Ayo kita tukar, saya mau lihat. Tapi pakai duit Rp6 triliun bangun Kalbar, ayo kalau dia bisa, saya cium lututnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, luas wilayah sangat berpengaruh terhadap biaya pembangunan, termasuk panjang infrastruktur seperti jalan dan jaringan listrik. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak salah memahami perbedaan tersebut dan meminta pemerintah terus memberikan penjelasan kepada publik.
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan memberi perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Sepauk, seiring aspirasi masyarakat yang terus disuarakan. (dby)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....