Ini Tanggapan Bupati Sintang Terkait Jalan Rusak yang Viral di Medsos

  • 01 Apr 2026 08:37 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Kondisi jalan di Desa Bedayan, Kecamatan Sepauk, yang mengalami kerusakan parah dan sempat viral di media sosial setelah dijadikan konten oleh anak-anak, mendapat tanggapan dari Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, pada Minggu, 29 Maret 2026.

Sebelumnya, viral di media sosial sejumlah anak-anak yang membuat video terkait kondisi jalan yang rusak parah. Dalam unggahannya, anak-anak tersebut bahkan meminta perhatian dari kepala daerah di luar Kalimantan Barat, seperti Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, agar membantu perbaikan.

"Kami dari Bedayan, SP3, Kalimantan Barat, Kecamatan Sepau, ingin menyampaikan jalan kami yang lucak dan lecun, karena gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, pingsan, mikirin kaya sendiri dan mikirin masyarakat yang banyak. Entah percuma jadi gubernur, mending KDM jadi yang jadi gubernur dua bulan," ujar anak di video tersebut.

Bupati mengakui bahwa ruas jalan tersebut memang dalam kondisi rusak berat dan berstatus sebagai jalan kabupaten. Ia menyebut telah melakukan konfirmasi langsung, termasuk berkomunikasi dengan Gubernur Kalimantan Barat terkait kondisi tersebut.

“Terkait jalan Bedayan Sepauk, saya sudah melakukan konfirmasi, bahkan saya juga menelepon Pak Gubernur Kalbar. Saya juga menyampaikan permohonan maaf. Mungkin ini berawal dari konten anak-anak, tetapi kenyataannya memang jalan tersebut dalam kondisi rusak parah, dan itu saya akui,” ujar Bala.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. Dari komunikasi tersebut, pihak BPJN memberikan respons yang dinilai positif dan membuka peluang agar perbaikan jalan tersebut bisa diprioritaskan.

“Untuk kerusakan jalan itu, kami sudah berkomunikasi dengan BPJN Kalimantan Barat, dan tanggapan mereka cukup baik. Ada kemungkinan untuk diprioritaskan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Sintang diminta untuk menyiapkan peta jalan serta rencana komprehensif terkait penanganan ruas tersebut, termasuk panjang dan lebar jalan yang akan diperbaiki.

Bala juga menilai bahwa viralnya kondisi jalan tersebut justru membawa dampak positif. Ia menyebut, perhatian publik yang muncul membuka peluang adanya dukungan dari pemerintah pusat melalui program perbaikan infrastruktur.

“Kadang-kadang hal yang membuat kita kesal justru bisa membawa berkah. Dengan viralnya kondisi jalan ini, ada perhatian dari BPJN Kalimantan Barat untuk membantu perbaikan. Artinya, kita akan mengusulkan perbaikan jalan Bedayan Sepauk melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD),” ungkapnya.

Ia menambahkan, proses selanjutnya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Pemkab Sintang, kata dia, akan memenuhi seluruh persyaratan yang diminta agar usulan tersebut dapat direalisasikan.

“Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, karena anggaran bukan berada di daerah. Namun, semua persyaratan yang diminta akan kita siapkan dan penuhi,” tutupnya. (dby)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....