Gereja Santo Fidelis Sejiram,Cagar Budaya Sekaligus Wisata Rohani di Kapuas Hulu
- 31 Agt 2026 15:26 WIB
- Sintang
Poin Utama
- Cagar Budaya
RRI.CO.ID, Kapuas Hulu - Gereja Katolik Santo Fidelis Sejiram di bangun pada masa kolonial Belanda akhir abad ke 19 pada tahun 1982. Gereja ini adalah salah satu jejak peninggalan dari Pastor H.Looymans yang dikenal sebagai perintis misi Katolik di Kalimantan Barat. Lokasi Gereja ini terletak di Jalan Ahmad Yani 8 desa Sejiram , kecamatan seberuang, kabupaten Kapuas Hulu.
Pada tahun 2003, berdasaran SK Kementerian Pariwasata dan Kebudayaan Gereja Katolik Santo Fidelis masuk dalam Cagar Budaya. Gereja ini menjadi gereja tertua dan pertama di Kalimantan Barat yang diakui sebagai Cagar Budaya.
Menurut Bapak Damianus Rumsi yang merupakan penjaga dari Gereja Katolik Santo Fidelis, gereja ini merupakan bagian dari keuskupan Sintang, pada awalnya kawasan Santo Fidelis ini memiliki bangunan Gereja, bangunan Pastoral dan Bangunan Gedung Tempat Suster. Sekarang ini, ada bangunan gereja lama dan bangunan gereja baru . Bangunan Gereja Lama yang sudah masuk ke dalam cagar budaya ini digunakan untuk misa harian pada pagi hari. Setelah misa harian bangunan ini dapat dikunjungi oleh para wisatawan baik wisatawan lokal maupun asing.
Bentuk bangunan gereja ini mengikuti bentuk dari gereja katolik roma tapi pembuatan gedungnya menggunakan kayu tebelian asli yang digunakan oleh masyarakat dayak dan masih utuh sampai saat ini. Interior gereja yang menggunakan kaca maupun patung yang ada di bawa langsung dari luar negeri pada masa pembangunannya. Gereja ini dibangun sebagai gereja misi untuk menyebarkan agama katolik bagi masyarak dayak yang ada di Kalimantan Barat.


Di dalam gereja ini terdapat lonceng besar yang dibunyikan sesuai dengan aturan yang berlaku pada Gereja Katolik Santo Fidelis. Ruang pengakuan dosa terdapat di bagian kanan kiri depan bangunan. Jubah, pakaian, tempat lilin dan sega perlengkapan dan keperluan yang digunakan pada saat misa yang merupakan pakaian pada masa lampau ada di pajang dalam lemari kaca. Gereja ini menggambarkan keteduhan dan ketenangan dalam beribadah. Pada Juli Tahun 2022, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Dian dan Uskup Sintang meresmikan gereja baru Santo Fidelis Sejiram yang dibangun di kompleks wilayah yang sama untuk digunakan sebagai tempat misa minggu.




Mari melestarikan budaya asli kalimantan barat dan jaga merusak atau membuang sampah sembarangan pada saat berkunjung ya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....