Perayaan Unik Paskah di Berbagai Negara
- 30 Mar 2026 18:13 WIB
- Sintang
Sebagian besar orang membayangkan Paskah identik dengan telur cokelat, kelinci Paskah, dan ibadah di gereja. Gambaran itu memang tidak keliru, tetapi belum sepenuhnya mewakili bagaimana perayaan ini dijalankan di berbagai belahan dunia.
Di sejumlah negara, Paskah justru dirayakan dengan cara-cara yang tidak biasa, bahkan terasa seperti tradisi yang diambil langsung dari cerita rakyat.
Pulau Corfu, Yunani
Baca juga: Nuansa Khas Imlek di BRI SintangWarga merayakan Paskah dengan tradisi Botides, yaitu melempar pot tanah liat besar berisi air dari balkon dan jendela rumah. Tradisi ini dilakukan pada Sabtu pagi menjelang Paskah. Suara pecahan keramik yang keras memenuhi jalanan dan dipercaya melambangkan pembersihan serta awal yang baru.
Norwegia
Di negara ini, Paskah justru identik dengan cerita kriminal. Tradisi yang dikenal sebagai Påskekrim membuat masyarakat mengisi waktu libur dengan membaca novel detektif, menonton serial misteri, hingga mendengarkan drama radio bertema kejahatan. Fenomena ini bahkan melibatkan industri media secara luas.
Swedia
Anak-anak berdandan sebagai penyihir kecil yang disebut påskkärringar, mengenakan syal kepala dan rok panjang, lalu berkeliling dari rumah ke rumah untuk meminta permen. Tradisi ini berakar dari kepercayaan lama tentang penyihir yang dipercaya terbang menjelang Paskah.
Polandia
Baca juga: Mengenal Ragam LampionPerayaan berlanjut hingga Senin Paskah melalui tradisi Śmigus-Dyngus atau “Wet Monday”. Pada hari ini, orang-orang saling menyiram air kepada teman, keluarga, bahkan orang lain yang mereka temui di jalan. Tradisi ini dilakukan sebagai simbol keberuntungan dan penyucian.
Prancis
Berbeda dari negara lain, tradisi di sini tidak melibatkan kelinci Paskah. Sebaliknya, ada kisah tentang lonceng gereja yang “terbang” ke Vatikan untuk diberkati, lalu kembali pada Minggu Paskah sambil “membawa” telur cokelat untuk anak-anak. Cerita ini menjadi bagian dari tradisi yang populer di kalangan keluarga.
Perbedaan-perbedaan ini menunjukkan bahwa Paskah tidak hanya dirayakan dalam satu cara. Di balik maknanya yang sama, setiap negara menghadirkan tradisi yang unik dan membentuk warna tersendiri dalam perayaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....