Bintang Radio Sintang Terapkan Seleksi Bertahap Tahun Ini
- 17 Sep 2025 13:22 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang : Persiapan Bintang Radio RRI Sintang tahun 2025 terus dimatangkan oleh panitia. Ketua Panitia, Min Waraqil Jannah, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan sudah disiapkan sejak dua bulan sebelumnya, termasuk pendaftaran yang berlangsung dari 1 hingga 31 Agustus lalu. Dari seluruh pendaftar, hanya 35 peserta yang dinyatakan lolos kualifikasi.
“Untuk persiapannya sejauh ini sudah cukup lumayan matang ya, karena kita sudah mempersiapkan sejak sebulan-dua bulan sebelumnya. Dari pendaftaran yang dibuka sejak 1 sampai 31 Agustus, akhirnya ada 35 peserta yang lolos kualifikasi. Diskualifikasi rata-rata karena over age atau under age, di bawah atau di atas usia 16 sampai 25 tahun,” jelas Min Waraqil Jannah.
Ia menyebutkan, pada 18 September mendatang akan digelar technical meeting yang diikuti oleh seluruh peserta. Pada kesempatan itu, peserta akan melakukan cabut undi untuk menentukan nomor tampil dan hari penampilan. “Ini juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu satu malam selesai, tahun ini dibagi menjadi beberapa putaran agar lebih tertata,” tambahnya.
Tahap audisi atau penyesihan akan berlangsung dari 22 hingga 25 September. Setiap hari, sembilan peserta akan tampil dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI Sintang dan juga Pro 2 RRI dari pukul 10.00 sampai 11.30 WIB. Dari tahap ini, panitia akan memilih tiga pasang putra-putri terbaik yang akan kembali tampil pada 28 September.
Min menegaskan, Bintang Radio tahun ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan sebelumnya, terutama dari sisi sistem penilaian. “Untuk tahun ini ada aplikasi voting online di website resmi Bintang Radio RRI. Voting masyarakat akan dihitung 30 persen, sementara 70 persennya tetap dari sesi penjurian. Ini baru banget tahun ini,” ujarnya.
Selain itu, mekanisme seleksi menuju tingkat nasional juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya juara tingkat Satker langsung melaju ke pusat, kini peserta harus melalui tahap Satker, dilanjutkan ke tingkat Korwil, dan kemudian antar-Korwil. “Finalnya tetap di Jakarta, tapi seleksinya lebih bertahap. Dari Satker diambil satu besar putra-putri untuk ke Korwil, lalu dari Korwil disaring lagi tiga putra-putri terbaik, hingga akhirnya 10 finalis yang terdiri dari lima putra dan lima putri dari 16 Korwil akan tampil di Jakarta,” jelas Min.
Ia berharap, sistem baru ini dapat mendorong kualitas peserta menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. “Jadi PR banget nih buat teman-teman peserta kita di tahun 2025. Semoga kualitasnya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (dby)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....