Budidaya Pare Perkuat Ketahanan Pangan di Sintang
- 06 Jul 2026 08:38 WIB
- Sintang
Video
RRI.CO.ID, Sintang – Potensi sektor pertanian di Kabupaten Sintang terus menunjukkan perkembangan yang positif. Tidak hanya mengandalkan komoditas pangan, para petani juga mulai mengembangkan berbagai tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi, salah satunya budidaya sayur pare untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.
Salah seorang petani pare di Sintang, Atet, mengatakan saat ini dirinya membudidayakan sekitar 200 hingga 250 batang tanaman pare di lahan yang dikelolanya.
“Kita ini mulai menanam pare, ada sekitar 200 hingga 250 batang yang ditanam. Buah pare ini dari kita tanam sampai berbuah itu membutuhkan waktu sekitar 60 hari. Sedangkan masa panennya paling panjang satu bulan kita bisa panennya,” kata Atet, Senin, 6 Juli 2026.
Menurut Atet, waktu tanam yang relatif singkat menjadi salah satu keunggulan budidaya pare. Dengan masa produksi yang tidak terlalu lama, petani dapat lebih cepat menikmati hasil panen dan memperoleh keuntungan dari usaha tersebut.
“Buah pare ini dari kita tanam sampai berbuah itu membutuhkan waktu sekitar 60 hari. Sedangkan masa panennya paling panjang satu bulan kita bisa panennya,” ujarnya.
Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan, komoditas pare dinilai memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Permintaan pasar yang terus ada serta harga jual yang relatif baik menjadikan tanaman ini sebagai salah satu alternatif usaha yang mulai diminati oleh para petani di Kabupaten Sintang. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....