Jangan Abaikan Bantal, Ini Tanda dan Alasan Harus Diganti

  • 30 Sep 2026 20:17 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Bantal menjadi salah satu perlengkapan penting untuk menunjang kualitas tidur. Namun, karena digunakan setiap hari dan bersentuhan langsung dengan kepala serta wajah, bantal juga perlu dirawat dan diganti secara berkala.

Bantal yang terlalu lama digunakan dapat menjadi tempat menumpuknya debu, keringat, minyak tubuh, air liur, sel kulit mati, hingga alergen. Kondisi tersebut tidak hanya membuat bantal kurang higienis, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas tidur.

Secara umum, bantal dianjurkan untuk diganti secara berkala, tergantung jenis dan kondisinya. Salah satu tanda yang mudah dikenali adalah ketika bantal sudah tidak mampu menopang kepala dan leher dengan baik.

Bantal yang kehilangan bentuk atau menjadi terlalu datar dapat membuat posisi kepala dan leher tidak nyaman. Kondisi ini dapat menyebabkan leher terasa kaku atau nyeri ketika bangun tidur.

Selain itu, bentuk bantal yang sudah tidak beraturan juga menjadi tanda bahwa bantal mungkin sudah tidak layak digunakan. Bantal yang menggumpal, terlalu tipis, atau tidak kembali ke bentuk semula setelah digunakan dapat mengurangi fungsi penyangganya.

Kebersihan juga perlu diperhatikan. Bantal yang sudah terlihat kusam, usang, sulit dibersihkan, atau mulai mengeluarkan bau tidak sedap sebaiknya dipertimbangkan untuk diganti.

Bantal yang jarang dibersihkan juga dapat menjadi tempat berkumpulnya debu dan tungau. Bagi orang yang memiliki alergi, paparan alergen dari lingkungan tidur dapat memicu keluhan seperti bersin, hidung tersumbat, hidung berair, mata berair, hingga gangguan pernapasan.

Selain itu, keringat, minyak tubuh, sel kulit mati, dan kelembapan yang terserap bantal dapat mendukung pertumbuhan jamur atau mikroorganisme tertentu jika kebersihannya tidak terjaga. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko masalah kulit, termasuk munculnya jerawat pada sebagian orang.

Untuk memperpanjang masa pakai bantal, sarung bantal sebaiknya dicuci secara rutin. Bantal juga perlu dicuci sesuai petunjuk perawatan dari produsennya agar bahan pengisi tidak cepat rusak.

Salah satu cara sederhana untuk memeriksa kondisi bantal adalah melipatnya menjadi dua kemudian melepaskannya. Jika bantal tidak kembali ke bentuk semula dan tetap terlipat, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa daya topangnya sudah berkurang.

Pada akhirnya, mengganti bantal bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga bagian dari menjaga kebersihan lingkungan tidur. Jika bantal sudah berubah bentuk, tidak lagi menopang kepala dan leher dengan baik, sulit dibersihkan, atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sebaiknya pertimbangkan untuk menggantinya dengan yang baru. (Lin)

Referensi:

https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/bantal-harus-diganti-secara-berkala-ini-alasannya?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....