Becak, Kendaraan Tradisional yang Kini Mulai Langka di Sintang
- 25 Agt 2026 15:58 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Becak (dari bahasa Hokkien: 馬車 atau 马车, bé-chhia, "kereta kuda") atau trica adalah suatu moda transportasi beroda tiga yang umum ditemukan di Indonesia dan juga di sebagian wilayah Asia lainnya. Kapasitas normal becak adalah untuk dua orang penumpang dan seorang pengemudi. Mengenal Becak, Kendaraan Tradisional yang Punya Cerita Panjang.
Sebelum sepeda motor dan kendaraan online menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, masyarakat memiliki beragam pilihan transportasi tradisional. Salah satunya adalah becak, kendaraan roda tiga yang digerakkan dengan tenaga manusia dan pernah menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Becak dikenal sebagai kendaraan sederhana yang dirancang untuk mengangkut penumpang. Umumnya, becak memiliki satu roda di bagian depan atau belakang dan dua roda lainnya sebagai penyangga. Penumpang duduk di kursi yang dilengkapi atap, sementara pengemudi mengayuh dan mengendalikan kendaraan.
| Baca juga: Jenis-Jenis Padi di Indonesia |
Becak banyak digunakan untuk perjalanan jarak dekat, seperti menuju pasar, sekolah, pusat pertokoan maupun kawasan permukiman. Keberadaan becak juga pernah menjadi pemandangan yang sangat umum di sejumlah kota di Indonesia.
Menariknya, bentuk becak tidak selalu sama di setiap daerah. Ada becak dengan posisi pengemudi di belakang penumpang, ada pula yang pengemudinya berada di bagian depan. Perbedaan tersebut menjadi ciri khas transportasi tradisional di masing-masing daerah.
Becak juga memiliki hubungan erat dengan kehidupan ekonomi masyarakat. Bagi pengayuhnya, becak bukan sekadar kendaraan, melainkan menjadi sumber mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Perkembangan teknologi transportasi membuat penggunaan becak semakin berkurang. Sepeda motor, mobil, angkutan umum dan layanan transportasi berbasis aplikasi menawarkan kecepatan serta kemudahan yang membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk bepergian.
Akibatnya, di sejumlah daerah, becak kini semakin jarang ditemui. Generasi muda bahkan mungkin hanya mengenal becak dari cerita orang tua, foto, atau buku sejarah.
Meski penggunaannya semakin terbatas, becak tetap memiliki nilai sejarah dan budaya. Kendaraan ini menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia dalam mengenal dan mengembangkan sistem transportasi.
| Baca juga: Strategi Membangun Hidup yang Lebih Bahagia |
Di daerah yang keberadaannya mulai langka, becak bahkan dapat menjadi bagian dari identitas dan kenangan masa lalu. Dokumentasi mengenai bentuk, cerita pengayuh hingga pengalaman masyarakat yang pernah menggunakan becak dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga ingatan tentang kendaraan tradisional tersebut.
Sumber :
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....