Kabut Asap Melanda Sintang, Masyarakat Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

  • 23 Agt 2026 14:29 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID.Sintang- Kepala Puskesmas Tanjungpuri Sintang Dr. Andar Jimmy Pintabar mengimbau masyarakat Kabupaten Sintang untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah tersebut. Kondisi kualitas udara saat ini dinilai sangat tidak sehat bahkan cenderung berbahaya sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Hal tersebut disampaikan Dr. Andar saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat, 21 Agustus 2026. Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan. Selain itu masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih serta mengonsumsi sayur dan buah untuk membantu menjaga kondisi tubuh tetap fit di tengah paparan kabut asap. “Terkait dengan keadaan kabut asap di Kabupaten Sintang di mana kondisi udara sangat tidak sehat bahkan cenderung berbahaya kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara kurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker saat keluar rumah. perbanyak minum air putih, perbanyak konsumsi sayur dan buah”. Katanya.

Ia menambahkan masyarakat perlu segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau puskesmas apabila mengalami keluhan kesehatan seperti demam, batuk, pilek maupun hidung tersumbat yang tidak kunjung reda. Menurutnya, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) saat ini cukup meningkat. “Kemudian ketika terjadi keluhan seperti demam, batu pilek, hidung tersumbat yang tidak kunjung reda dapat menggunjungi fasilitas kesehatan terdekat ataupun puskesmas”. Jelasnya. Karena itu masyarakat diharapkan dapat melakukan berbagai langkah pencegahan agar terhindar dari gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Sementara itu Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Tebelian Sintang Dharmawan Wahyu Adhi melaporkan bahwa berdasarkan pengamatan titik panas (hotspot) pada 18 hingga 19 Agustus 2026 terdapat 157 titik panas. Dari jumlah tersebut sebanyak 131 titik memiliki tingkat kepercayaan menengah dan 20 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian mengingat keberadaan titik panas berpotensi memperburuk kualitas udara di wilayah Sintang. “untuk pengamatan titik panas atau hotspot tanggal 18 sampai 19 Agustus 26 bahwa terdapat 157 titik di mana 131 titik dengan tingkat kepercayaan menengah dan 20 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi”. Katanya.

Dharmawan juga menyampaikan hasil pengamatan kualitas udara pada 18 hingga 19 Agustus 2026 menggunakan peralatan Particulate Matter (PM) 2,5 di Stasiun Meteorologi Tebelian Sintang. Pada pengamatan pagi sekitar pukul 07.00 WIB kualitas udara sempat mencapai kategori berbahaya. Oleh sebab itu masyarakat diimbau wajib mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Sementara itu prakiraan cuaca satu minggu ke depan di seluruh wilayah Sintang diprediksi masih cerah berawan dengan sedikit potensi hujan pada 23 hingga 24 Agustus 2026.RMD

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....