Cara Memantau Perkembangan Anak Usia Dini

  • 18 Agt 2026 19:21 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang- Secara berkala Bunda perlu melihat perkembangan Si Kecil sebagai langkah untuk deteksi dini terhadap gangguan pada perkembangan fisik, kognitif, bahasa, emosi, dan sosial. Inilah beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk menganalisis perkembangan Si Kecil:

Observasi

Lakukan pengamatan terhadap perilaku, cara berinteraksi, dan kemampuan Si Kecil dalam aktivitas sehari-hari. Setiap kali Bunda menemukan indikator perkembangan pada Si Kecil, buatlah catatan yang menunjukkan waktu pertama kali melihat perubahan tersebut.

Buat Checklist

Bunda bisa menggunakan checklist perkembangan dan kesehatan anak yang dikeluarkan oleh lembaga, seperti American Academy of Pediatrics dan World Health Organization.

Umumnya media yang digunakan berupa tabel atau grafik tumbuh kembang anak sesuai dengan usia Si Kecil. Dari tabel ini, Bunda bisa membuat checklist terkait apa saja perkembangan yang seharusnya sudah mulai tampak dari Si Kecil.

Konsultasi dengan Dokter

Dokter dapat memberikan penilaian secara akurat terhadap perkembangan Si Kecil. Mereka akan melakukan pemeriksaan tumbuh kembang dengan serangkaian tes untuk menilai perkembangan kognitif, linguistik, motorik, dan emosional pada Si Kecil.

Cek Tumbuh Kembang

Pengecekan ini umumnya meliputi pengukuran lingkar kepala, tinggi dan berat badan Si Kecil. Hasil dari pengukuran ini dapat digunakan untuk menilai apakah Si Kecil tumbuh sesuai dengan usianya atau tidak.

Sebagai tambahan, Bunda bisa menambahkan daftar pengecekan tumbuh kembang Si Kecil, misalnya pengecekan aspek perkembangan motorik dan kognitif sesuai dengan umurnya. Meliputi agaimana cara mereka bergerak, berbicara, dan lainnya.

Perhatikan Interaksi Sosial dan Emosional

Amati bagaimana Si Kecil berinteraksi dengan teman lainnya. Lihat pula bagaimana Si Kecil mengekspresikan dan mengelola emosi ketika mengalami kondisi di mana dia butuh adaptasi dengan lingkungan baru.

Tahukah Bunda, faktor lingkungan ternyata mempunyai andil yang cukup besar terhadap interaksi sosial dan emosional Faktor ini akan mempengaruhi perilaku Si Kecil di kemudian hari. (Sumber :morinaga.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....