Dinkes Sintang Imbau Warga Jaga Kesehatan Selama Musim Kemarau

  • 07 Agt 2026 20:01 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Sintang berpotensi meningkatkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat memicu munculnya kabut asap. Kondisi tersebut tidak hanya menurunkan kualitas udara, tetapi juga berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung, asma, alergi, dan penyakit paru kronis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Haryono Linoh, M.H.Kes, saat dihubungi RRI, Jumat (7/8/2026), mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri guna meminimalkan dampak paparan kabut asap selama musim kemarau.

Menurut dr. Haryono, salah satu langkah utama yang harus dilakukan adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk atau kabut asap terlihat pekat. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker, untuk membantu menyaring partikel halus yang terkandung dalam asap.

Ia juga mengimbau masyarakat memperbanyak konsumsi air putih, minimal delapan gelas setiap hari, guna menjaga tubuh tetap terhidrasi di tengah cuaca panas. Selain itu, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin, mineral, protein, buah, dan sayuran untuk menjaga daya tahan tubuh.

"Selama musim kemarau, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, minimal delapan gelas setiap hari. Kebutuhan cairan yang tercukupi akan membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, mengurangi risiko dehidrasi akibat cuaca panas, serta membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Selain itu, konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin, mineral, protein, buah, dan sayuran sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit," ujar dr. Haryono.

Selain menjaga asupan gizi, masyarakat diminta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah beraktivitas di luar rumah, maupun setelah batuk atau bersin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah penyebaran penyakit.

Menurutnya, kualitas udara di dalam rumah juga perlu diperhatikan. Saat kabut asap sedang pekat, masyarakat disarankan menutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk ke dalam rumah.

Lebih lanjut, dr. Haryono menjelaskan bahwa paparan kabut asap dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas, hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Asap juga dapat menyebabkan iritasi mata yang ditandai dengan mata merah, perih, atau berair. Bagi penderita asma, alergi, maupun penyakit paru kronis, sangat penting untuk selalu membawa dan menggunakan obat rutin, termasuk inhaler, sesuai petunjuk dokter. Apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, batuk berat, atau keluhan yang semakin memburuk, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Selain menjaga kesehatan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah Kabupaten Sintang mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan serta memperburuk kualitas udara. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran kepada pemerintah desa, BPBD, petugas pemadam kebakaran, maupun aparat terkait agar dapat segera ditangani.

"Melalui kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan, diharapkan dampak musim kemarau dan kabut asap di Kabupaten Sintang dapat diminimalkan. Dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mematuhi imbauan pemerintah, masyarakat dapat melindungi diri, keluarga, dan lingkungan," tutup dr. Haryono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....