Kenali 5 Cara Membangun Karakter Anak di Rumah

  • 28 Jul 2026 12:00 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang: Pastinya, Ibu ingin anak menjadi pribadi yang berkarakter pemimpin. Namun, hal tersebut tidak bisa terjadi secara instan. Anak memerlukan waktu secara bertahap untuk mendapatkan karakter tersebut. Bahkan, Ibu perlu tahu kalau membangun karakter anak harus dilakukan sedini mungkin, lho.

Menurut laman Michigan State University, Amerika Serikat, anak usia 7-12 tahun akan mengalami perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial. Itu sebabnya peer pressure sangat diperhatikan anak. Jangan kaget saat melihat anak usia tersebut mengalami emosi yang berubah-ubah.

Saat itu juga, pembentukan karakter anak harus sudah dilakukan secara bertahap. Bagaimana cara membentuk karakter anak? Tentunya, membangun karakter anak tidak mudah. Perlu kesabaran kedua orang tua dan keluarga untuk melakukannya. Berikut beberapa tips yang bisa diberikan.

1. Mencari Momen Tepat

Membangun karakter anak juga harus mencari momen waktu yang tepat, lho. Pastikan anak memahami beberapa aturan yang ada di sekitarnya. Ketika ia melanggar, ini saatnya Ibu memberikan pemahaman. Misalnya, anak telat bangun pagi hal ini menyebabkan terlambat ke sekolah.

Saat itulah, Ibu memberi tahu soal konsekuensi yang didapat ketika hal tersebut. Anak jadi tak bisa masuk ke sekolah dan ketinggalan pelajaran. Dari pemahaman inilah pembangunan karakter anak dilakukan secara perlahan.

2. Menceritakan Pengalaman Hidup

Biasakan orang tua dan anak untuk bercerita. Ingat anak bagaikan kertas polos yang belum dituliskan dengan tinta. Ibu bisa menceritakan pengalaman pribadi yang masih terkait dengan masalah dialami anak.

Dari situ, Ibu bisa memberi tahu cara menghadapinya. Tentunya, momen sharing ini penting dilakukan supaya kedekatan anak dan orang tua semakin terjalin. Anak pun belajar beberapa hal dari pengalaman Ibu.

3. Menunjukkan Rasa Bangga

Setiap anak pastinya ingin diakui oleh orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Membangun karakter anak bisa berawal dari membangun kepercayaan diri. Cobalah Ibu untuk memuji anak terhadap pencapaian yang didapat.

Hal ini menandakan Ibu bangga terhadap kerja keras anak. Ia pun merasa dihargai. Pastinya, nantinya anak akan semangat bekerja keras untuk mendapatkan rasa bangga Ibu.

4. Ajarkan Pengendalian Diri

Salah satu yang cukup sulit diajarkan saat membangun karakter anak adalah pengendalian diri. Hal ini karena Ibu pun masih dalam tahap terus belajar dalam melakukan ini.

Namun, ada baiknya Ibu juga perlahan mengajari anak hal tersebut. Anak harus mengetahui dasar-dasar pengendalian diri. Ini supaya ia tidak menjadi pribadi yang egois dan mau menang sendiri. Tahu di mana batasannya agar orang lain tidak merasa dirugikan.

5. Beri Peluang Berlatih

Tentu saja semua yang diajarkan orang tua dan guru di sekolah terkait karakter tidak bisa langsung diterapkan. Anak memerlukan waktu untuk berlatih juga. Ini supaya anak dapat menghasilkan karakternya dirinya sendiri dengan mengikuti ajaran-ajaran tersebut. (Sumber :www.milo.co.id.)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....