Cara Membangun Kedekatan dengan Anak Remaja

  • 20 Jul 2026 16:53 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang- Masa remaja menjadi fase penting dalam perkembangan anak karena mereka mulai mencari jati diri, membangun kemandirian, dan belajar memahami lingkungan sekitar. Pada tahap ini, orang tua perlu hadir sebagai pendamping yang mampu memberikan rasa aman, bukan hanya sebagai pemberi aturan.

Membangun hubungan yang dekat dengan remaja membutuhkan komunikasi yang positif, sikap saling menghargai, serta pemahaman terhadap perubahan emosi dan pola pikir mereka. Dilansir dari laman cnbcindonesia.com dan parent.binus.ac.id, berikut cara membangun kedekatan dengan anak remaja:

  1. Menghargai perasaan anak
    Remaja perlu merasa bahwa emosi dan pendapat mereka dianggap penting oleh orang tua. Mendengarkan keluhan mereka tanpa meremehkan dapat membuat anak merasa lebih nyaman untuk terbuka dan berbagi cerita.
  2. Mengutamakan hubungan dibandingkan kontrol
    Pola asuh yang terlalu menekan dapat membuat anak menjauh dan memilih menyimpan masalah sendiri. Orang tua sebaiknya membangun kepercayaan melalui sikap empati, perhatian, dan komunikasi yang tidak menghakimi.
  3. Memberikan kesempatan anak untuk bersuara
    Remaja perlu dilatih untuk mengambil keputusan sesuai dengan usianya agar rasa tanggung jawab dan percaya dirinya berkembang. Orang tua dapat mengajak berdiskusi dengan menanyakan pendapat anak sebelum menentukan suatu hal.
  4. Berani mengakui kesalahan kepada anak
    Meminta maaf ketika orang tua melakukan kesalahan dapat menjadi contoh sikap dewasa bagi anak. Hal tersebut mengajarkan bahwa hubungan yang sehat dibangun melalui rasa hormat dan saling memahami.
  5. Meluangkan waktu berkualitas bersama
    Kedekatan antara orang tua dan anak terbentuk dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin. Aktivitas sederhana seperti makan bersama, berbincang, atau melakukan kegiatan yang disukai anak dapat memperkuat ikatan keluarga.
  6. Memahami perubahan pada masa remaja
    Remaja mengalami perkembangan dalam aspek pikiran, emosi, sosial, dan pencarian jati diri. Orang tua perlu memahami perubahan tersebut agar dapat memberikan arahan tanpa membuat anak merasa dikekang.
  7. Membangun komunikasi yang positif
    Orang tua sebaiknya lebih banyak mendengarkan daripada hanya memberikan nasihat kepada anak. Hindari kebiasaan meremehkan, membandingkan, memberi label negatif, atau terlalu sering mengkritik karena dapat membuat anak merasa tidak dipahami.
  8. Menjadi teladan yang baik
    Anak remaja cenderung meniru perilaku dari lingkungan terdekatnya, termasuk orang tua. Dengan menunjukkan sikap positif dalam berbicara, menyelesaikan masalah, dan menghargai orang lain, orang tua dapat menjadi contoh yang baik bagi anak.
  9. Menghormati batasan anak
    Memberikan ruang pribadi kepada remaja dapat membantu mereka belajar mandiri dan bertanggung jawab. Sikap saling menghormati batasan juga dapat menciptakan hubungan yang lebih sehat antara orang tua dan anak.

Pendekatan yang penuh perhatian dan komunikasi yang terbuka, orang tua dapat menjaga hubungan dekat dengan anak remaja. Dukungan yang diberikan sejak dini akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....